Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Pandemi, Investor Pasar Modal Melonjak

Pandemi, Investor Pasar Modal Melonjak

EKONOMI BISNIS redaksi09/06/2021 - 14:30 WIB

Ada yang istimewa dari dunia pasar modal kita. Di tengah lesunya perekonomian tanah air akibat pandemi yang tak kunjung usia, pasar modal Indonesia justru naik tajam. Indikasinnya, adanya lonjakan investor baru, baik ritel maupun perorangan.

“Kami tidak menyangka, justru Maret 2020 awal pandemi terjadi lonjakan jumlah investor,” kata Hasan Fawzi direktur pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam acara Halal Bihalal Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur (BEI Jatim) dengan media massa secara virtual zoom, Rabu (09/06).

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lanjutnya, justru melahirkan perubahan perilaku investor baru di pasar modal Indonesia. Contohnya, pelaku usaha (investor) yang sebelumnya berinvestasi di sektor riil. Hanya, karena sektor ini stagnan, investor ini beralih ke pasar modal di BEI.

Alasannya, dianggap alternatif investasi berprospek cerah. Lebih istimewa, munculnya fenomena baru dari kalangan muda atau millenial meningkatan signifikan.

Faktor utamanya, lanjut Hasan Fawzi, adanya program Work From Home (WFH). Sehingga banyak waktu luang. Juga kelebihan dana yang sebelumnya digunakan konsumtif dialokasikan pada kebutuhan lebih produktif. Yaitu investasi di pasar modal.

Dikatakan pula, jauh sebelum pandemi ekosistem di pasar modal Indonesia sudah cukup friendly berstraksaksi. Mulai dari pembukaan rekening efek baru, memberikan edukasi pasar modal Indonesia.

Bahkan edukasi transaksi pasar modal tanpa perlu keluar rumah. Cukup dengan online trading yang disiapkan anggota bursa di BEI. “Jadi, PSBB memaksa investor saham memanfaatkan teknologi dalam transaksi bursa saham.”tegasnya.

Hasan Fauzi juga menyambut baik upaya Wali Kota Surabaya yang konsen di sektor bisnis, inevestasi, dan ekonomi. Dikatakan, setiap daerah dimana kepala daerahnya memiliki visi pertumbuhan ekonomi ini menjadi peluang peningkatan jumlah investor BEI. Utamanya di Surabaya dan Jatim secara umum.

Di Surabaya sendiri, lanjut Hasan Fawzi, sampai triwulan kedua tahun ini jumlah investor yang bergabung di BEI Jatim mencapai 46 anggota bursa baru. Total jumlahnya mencapai 88 ribu SID. “Jatim tercatat paling tinggi investornya secara nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BEI Jatim, Dewi Sriana Rihantyasni mengatakan, untuk Jatim ada dua kota yang jumlah anggota bursanya cukup banyak. Surabaya dan Kota Malang. Surabaya jumlah anggota 46, Kota Malang 12 anggota. Menyusul Jember dan Situbondo masing-masing satu anggota bursa.

Dari aset manajemen, kata Ana -sapaan akrabnya, ada 11. Untuk emiten ada 40. Sedangkan, USID di Jatim per April 2021 mencapai 304.924 jumlah investor.

Untuk Galeri Investasi, lanjutnya, terdapat 64 Galeri Investasi (GI) Bursa Efek Indonesia. Rinciannya, GI konvensional sebanyak 56 dan GI syariah sebanyak 8. “Kedepan kita akan terus membuka Galeri-Galeri Investasi di Jatim,” tutupnya mengakhiri acara. (ita)

BEI Jawa Timur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.