Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Bela Negara Lewat Swadesi

Bela Negara Lewat Swadesi

KOMUNITAS redaksi19/06/2021 - 15:00 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak kepada para pemuda Jatim untuk melakukan bela negara melalui cara yang berbeda. Salah satunya lewat penerapan gerakan Swadesi.

Gerakan Swadesi sendiri, sebut Emil, adalah gerakan yang diinisiasi oleh Mahatma Gandhi saat ingin menjadikan India Independen. Dimana masyarakat diajak untuk senantiasa menggunakan produk-produk buatan dalam negeri tanpa bergantung pada impor dari negara lain.

Gerakan ini harus diawali dari pergeseran pola pikir. Mengingat tren terhadap konsumsi produk luar negeri, maka dirinya mengajak kepada para pemuda di Jatim untuk meninggalkan gaya hidup konsumtif dan mulai menjadi produktif.

“Realita ekonomi tidak bisa dihilangkan dari bela negara. Bela negara tidak perlu dalam bentuk fisik dan peperangan. Sekarang semuanya bisa dilakukan dengan berpikir di luar kotak atau think outside the box,” ungkap Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Pendidikan Bela Negara 2021 yang diselenggarakan Kwarcab Pramuka Lamongan di Kantor Pemkab Lamongan, akhir pekan lalu.

Emil menyebut, Swadesi merupakan upaya yang dapat diterapkan oleh para pemuda Indonesia sebagai usaha membela negara dari ancaman Neokolonialisme.

“Sekarang ada yang namanya Neokolonialisme. Menguasai suatu negara tidak harus lewat senjata atau militer. Tetapi membuat negara itu bergantung kepada negara lain, baik secara kultural atau ekonomi,” tutur Emil.

Untuk itu, lewat gerakan Swadesi, Emil berharap kepada para pemuda Jatim dapat secara maksimal menggunakan kreativitas mereka dalam menciptakan hal-hal baru dan berwirausaha. Indonesia, sebutnya, harus mulai menjadi produsen dan meninggalkan gaya hidup konsumerisme.

“Contoh paling sederhana adalah, saat kita melihat barang bagus, kita akan langsung ingin beli. Kita harus mengubah mental tersebut menjadi ‘ingin membuat’,'” sebut mantan Bupati Trenggalek ini.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, bela negara bukan hanya berhubungan dengan masalah peperangan, tetapi juga kedaulatan. Yang mana kedaulatan memiliki bermacam-macam bentuk. Salah satunya kedaulatan budaya.

“Banyak sekali merk lokal yang menggunakan model dari negara lain. Ini sebenarnya, tidak apa jika mau melakukan penetrasi ke pasar luar. Tetapi kalau market-nya Indonesia dan pakai model dari luar, itu menunjukkan bahwa kita mulai kehilangan kedaulatan budaya,” ujar Emil.

Di acara tersebut, Emil juga berkesempatan memberikan motivasi dengan mengajak para pemuda untuk memulai menanamkan semangat Swadesi dari hal-hal kecil.

Diantaranya, menjadikan pembahasan soal berkarya sebagai bagian dari obrolan sehari-hari. Selain itu, menjadikan diri mereka lebih kreatif dan inovatif di media sosial, digital IT ataupun internet.

“Ini bisa dimulai dari kegiatan sehari-hari, seperti obrolan dan postingan media sosial yang berisi ajakan untuk berkreasi. Kita harus terus berupaya memanfaatkan internet untuk mencari ilmu dan motivasi,” pungkas Emil. (ita)

bela swadesi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Comments are closed.

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.