Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Vaksinasi Ribuan Pekerja Industri

Vaksinasi Ribuan Pekerja Industri

KESEHATAN redaksi03/07/2021 - 15:00 WIB

Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya semakin gencar dilakukan. Kali ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Kenpark, Kenjeran, pekan lalu.

Vaksinasi tersebut, merupakan program yang digagas oleh Polda Jawa Timur (Jatim) dengan sasaran pekerja industri yang bekerja di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program satu juta vaksin dari Polri khususnya Polda Jatim.

Ia memaparkan, vaksin yang ditujukan kepada seluruh karyawan baik yang terdaftar sebagai warga Surabaya maupun bukan, tetap mendapatkan vaksin karena terdaftar sebagai pekerja industri yang berada di wilayah Surabaya.

“Sekali lagi terima kasih, saya berharap seluruh pekerja dari industri di Jatim. Terutama warga Surabaya semuanya bisa tervaksin,” kata Cak Eri sapaan akrabnya.

Cak Eri meminta, meskipun warga sudah disuntik vaksin, namun tidak berarti abai pada protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Apalagi, menurut dia, di tengah wabah dengan varian virus baru itu, ia terus menekankan agar masyarakat dapat semakin memperketat prokes dimanapun mereka berada.

“Semoga vaksin ini bisa menambah imunitas tubuh, supaya bisa mengurangi resiko penularan Covid-19,” urainya.

Selain itu, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini memaparkan, untuk target sasaran kali ini berjumlah 4 ribu orang. Namun begitu, ia memastikan hari ini sudah mencapai 2 ribu penerima vaksin.

Cak Eri juga meminta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita dengan panitia dari Polda Jatim untuk terus berkolaborasi mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 khususnya dengan sasaran pekerja industri.

“Harapannya seluruh warga yang memiliki mobilitas di Surabaya sudah tervaksin,” jelas dia.

Di samping itu, Wali Kota Eri menambahkan, berdasarkan data rekapitulasi cakupan vaksinasi hingga hari ini sudah mencapai 1.392.169 juta jiwa.

Dari angka itu, dia memastikan percepatan vaksinasi akan terus gencar dilakukan. Bahkan, dalam sehari pertambahan cakupan vaksinasi dosis satu berjumlah 13.052 orang.

“Khusus kemarin saja, untuk pelayanan publik ada 3.249 orang, masyarakat rentan 1.941 jiwa, masyarakat umum 6.063 orang, pra lanjut usia (lansia) 1.431 orang. Kemudian, lansia 263 orang dan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) berjumlah 105 orang,” paparnya.

Di samping itu, ia mengajak seluruh warga Surabaya untuk saling menjaga satu sama lain serta bangkit bersama dengan melakukan berbagai upaya preventif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Cak Eri pun meminta kegotong-royongan warga untuk sama-sama membantu pemerintah kota (pemkot) dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kita perketat 5M, dengan penanganan tracing, testing dan treatment (3T). dan kebut vaksin agar dapat menambah imunitas warga sehingga mengurangi resiko penularan Covid-19. Saya berharap pengertian warga untuk sama-sama menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya. (ita)

pekerja industri vaksinasi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.