Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»ITS Siap Kolaborasi dengan DUDI

ITS Siap Kolaborasi dengan DUDI

PERISTIWA redaksi30/08/2021 - 16:00 WIB

Gagasan cemerlang yang dihasilkan oleh segenap insan pendidikan tinggi (dikti) di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuahkan hasil yang membanggakan.

Pasalnya, sebanyak 21 dari 25 proposal yang diajukan ITS berhasil terdanai dan menjadi terbanyak kedua pada program Matching Fund yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sebagai salah satu program dari Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang digaungkan Kemendikbudristek, Matching Fund hadir untuk mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Direktur Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS Dr Ir Achmad Affandi DEA mengungkapkan, Matching Fund terlaksana lewat platform yang disediakan yakni bernama Kedaireka. “Platform ini digunakan untuk menjembatani pengembangan ilmu dan teknologi atau rekacipta yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dengan kebutuhan teknologi dan pengembangan di industri,” jabarnya.

Dalam teknisnya, lanjut dosen yang akrab disapa Affandi ini, insan dikti memasukkan portofolio yang diunggah lalu pihak industri bisa melihat database apakah cocok dan bisa memberikan solusi terhadap masalah di industri terkait. Apabila tertarik bisa dilakukan kerja sama yang matching lewat platform tersebut.

“Berlaku fungsi sebaliknya, setelah kesepakatan diambil, peserta bisa menyusun proposal dan menyelesaikan tahap lainnya seperti seleksi administrasi, seleksi substansi hingga seleksi pendanaan,” terangnya.

Affandi menyampaikan, dalam program ini pendanaan yang digelontorkan oleh pemerintah bersifat 1:1 baik untuk pihak Perguruan Tinggi (PT) maupun pihak industri. Harapannya, nanti hubungan antara PT, industri dengan masyarakat lebih erat. Karena jika terdapat problem dari industri, PT bisa membantu menyelesaikan dengan bantuan dana riset dari pemerintah.

“Keuntungan juga akan sama-sama didapat, pihak PT akan mendapatkan hak cipta kekayaan intelektual, dan pihak industri mendapat keuntungan dari pemecahan masalah dari ide yang digagas,” jelasnya kembali.

Dosen Departemen Teknik Elektro ini memaparkan, dari 25 proposal yang diajukan terdapat 21 proposal yang berhasil didanai, di antaranya terdapat dua proposal dari Matching Fund vokasi. Bedanya, program ini hanya dibawahi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

Dari sekian banyak proposal, pada kluster ICT robotika mempunyai persentase paling besar yakni 42,9 persen, kemudian disusul kreatif, otomotif dan inkubator sebanyak 14,3 persen, kluster lainnya 9,5 persen dan kluster maritim 4,8 persen. “Jika pada ranah tematik, transportasi dan energi mempunyai persentase paling besar yakni 19 persen, diikuti bidang sosial, ICT, kesehatan, lingkungan dan pangan,” rincinya.

Dalam pelaksanaannya, Affandi berujar, pengajuan proposal yang sudah dimulai sejak Januari hingga akhir Juni 2021 ini sudah melalui beberapa batch pengumuman. “Dari batch ketiga hingga keenam, ITS berhasil mendapatkan pendanaan pada 17 proposal, pada batch awal lolos satu, tambahan dua proposal dari vokasi serta tambahan satu proposal yang baru saja diumumkan,” runutnya.

Menurut Affandi, ITS dalam mencapai tahap ini juga memerlukan beberapa kiat yang didukung oleh segenap pihak. Ia mengatakan, hal ini berkat adanya sosialisasi yang bagus dan pendampingan yang baik, sehingga walaupun dengan adanya program baru tetap antusias mengikuti.

Apalagi, lanjutnya, karena misi ITS di tahun 2021-2025 adalah melakukan transformasi dari Perguruan Tinggi Riset ke Perguruan Tinggi Inovasi, diharapkan kemampuan ini bisa menjadi inisiatif menggali permasalahan industri dan menyelesaikan masalah di dalamnya.

“Selanjutnya dengan pendanaan ini, proyek yang akan laksanakan diharap bisa meningkatkan antusiasme semua pihak dalam memajukan salah satu program MBKM ini,” tuturnya.

Tak hanya satu, Affandi berharap, jika ITS bisa lebih banyak memberikan kontribusi untuk masyarakat, di mitra industri, bisnis, pemerintah, masyarakat, alumni maupun startup baru. Sehingga bisa memberikan nilai tambah di sana.

“Dengan mengikutsertakan program ini diharapkan adanya keterlibatan mahasiswa, dosen dengan industry agar bisa lebih dekat memecahkan masalah dan berdampak baik bagi masyarakat nantinya,” tandasnya di akhir. (ita)

Dunia Usaha dan Dunia Industri ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.