Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Karya Kritik Dosen Unair Nominator FFI

Karya Kritik Dosen Unair Nominator FFI

PERISTIWA redaksi15/10/2021 - 15:00 WIB

Festival Film Indonesia (FFI) tahun 2021 baru saja merilis daftar nominasinya. Yang membanggakan, salah satu nama dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil masuk dalam jajaran nominasi kategori Karya Kritik Film Terbaik. Dia adalah Kukuh Yudha Karnanta SS MA.

Menjadi nominasi dalam ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman Indonesia dan bersaing dengan empat penulis lain tentu membuat dosen yang biasa disapa Kukuh itu sangat senang.

Menurutnya, kegiatan menulis adalah hobi dan pekerjaannya selama ini. Ketika hobinya tersebut mampu membawanya menjadi nominasi, Kukuh menganggap itu sebagai bonus dan kebahagiaan tersendiri.

“Bisa mendapat nominasi adalah suatu bonus. Kalaupun enggak dapat ya tidak masalah karena di dalam hobi itu tidak ada penyesalan, yang ada justru keasyikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menceritakan bahwa nominasi tersebut berhasil diraihnya melalui karya berjudul Going Gaga Kejahanaman: Martabat dan Pandangan Dunia Perempuan Tanah Jahanam yang merupakan kritik terhadap film Perempuan Tanah Jahanam.

Meskipun film yang dinobatkan sebagai Film Panjang Terbaik pada FFI 2020 lalu itu bergenre horor dan banyak menceritakan kematian, namun Kukuh menilai film tersebut sebenarnya berbicara tentang martabat dan kehidupan.

Dalam menulis artikelnya, dosen yang dinobatkan sebagai dosen terbaik FIB pada 2020 lalu itu menyebut dirinya membutuhkan waktu sekitar satu bulan saat liburan semester untuk menyelesaikan tulisannya.

“Kalau tidak di masa liburan, rasanya mustahil punya waktu luang untuk konsentrasi dan fokus menulis. Jadi, saya bersyukur upaya saya itu bisa mendapatkan nominasi” ujarnya.

Terakhir, Kukuh berharap untuk kedepannya nanti semakin banyak lagi orang yang menulis kritik film. Menurutnya, kritik film merupakan hal yang penting bagi perkembangan dan ekosistem produksi film.

“Semoga UNAIR juga lebih peka terhadap potensi-potensi para penulis yang tidak hanya di dunia film saja, tapi juga sastra, budaya, literasi, dan bidang lainnya karena itu mampu memberi dampak besar untuk prestasi kampus,” harapnya mengakhiri sesi wawancara. (ita)

Karya Kritik Dosen Unair Nominator FFI
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.