Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Jonan Terima Doktor HC Unair

Jonan Terima Doktor HC Unair

KOMUNITAS redaksi24/11/2021 - 11:00 WIB

Setelah tiga tahun, Universitas Airlangga kembali mengukuhkan gelar doktor honoris causa. Kali ini, gelar kehormatan tersebut disematkan kepada komisaris utama sekaligus komisaris independen PT Anabatic Tbk, Ignasius Jonan Drs Ak MA CPA CA.

Pengukuhan berlangsung secara khidmat pada Selasa (24/11). Prosesi pengukuhan Dr (HC) kepada alumnus S1 Akuntansi UNAIR itu bertempat di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR.

Menurut Rektor UNAIR Prof Dr Moh Nasih SE MT Ak pemberian gelar kehormatan kepada Jonan dinilai layak. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan berbagai macam prestasi yang telah diraih Jonan di tingkat nasional.

Jonan memang dikenal memiliki prestasi yang luar biasa, baik selama menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Menteri Perhubungan, hingga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bahkan, prestasinya telah bermanfaat bagi bangsa.

“Sebenarnya, proses pertimbangan untuk memberikan gelar kehormatan (doktor honoris causa, Red) telah berlangsung sejak 4-5 tahun yang lalu. Awal pandemi sebenarnya mau dikukuhkan, tapi enggak jadi-jadi sampai sekarang,” terang Prof. Nasih kepada awak media.

Oleh karena itu, UNAIR lantas membentuk tim ad hoc, termasuk menunjuk promotor yang bisa membantu dalam hal penyusunan disertasi yang kemudian diuji kelayakannya.

Selain itu, pemberian gelar kehormatan kepada Jonan yang merupakan alumnus UNAIR dinilai lebih mudah. Sebab, laki-laki kelahiran Singapura tahun 1963 itu merupakan salah satu anggota Majelis Wali Amanat (MWA) dan terkenal aktif di kalangan alumni.

“Kita tahu track record-nya sejak awal. Beliau lulus dengan IPK dan memiliki pekerjaan yang bagus, orangnya baik, guru-gurunya juga mengatakan demikian,” imbuh Prof. Nasih.

Di hadapan puluhan hadirin yang terdiri atas pejabat negara, rekan-rekan alumni, dan para mahasiswa FEB UNAIR, Jonan menyampaikan orasi berjudul Peran Kepemimpinan Transformasional Dalam Mewujudkan Good Corporate Governance (GCG) Di BUMN.

Selanjutnya, laki-laki yang juga merupakan alumnus Tufts University itu menyampaikan prestasinya selama bekerja di pemerintahan dan prinsip-prinsip mengenai kepemimpinan yang dianutnya. Beberapa prinsip tersebut seperti perlunya kerja keras, memperlakukan anak buah dengan manusiawi, dan melakukan transformasi tanpa mengeluh.

“Kemudian, ada tiga hal penting yang harus kita lakukan dalam pemerintahan, yakni ESG atau environmental, social, dan governance,” pesan Jonan dalam orasinya.

Pengukuhan doktor honoris causa itu dihadiri beberapa pejabat nasional. Diantaranya Ketua Majelis Wali Amanat Prof Dr Mohammad Hatta Ali SH MH; Irjen Kementerian ESDM Prof Akhmad Syakhroza PhD; Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Ke 26 Bapak Muhammad Hanif Dhakiri SAg MSi; Komisaris Utama PT PGN Tbk Ir Arcandra Tahar MSc PhD; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Indonesia Ke 6 Bapak Eko Putro Sandjojo BSEE MBA; Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Ke-17 Dr H Asman Abnur SE MSi. (ita)

Jonan Terima Doktor HC Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.