Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Surabaya Kota Terinovatif Versi Kemendagri

Surabaya Kota Terinovatif Versi Kemendagri

KOMUNITAS redaksi31/12/2021 - 14:00 WIB

Pemkot Surabaya menerima penghargaan Kota Terinovatif dalam Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2021 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Rabu (29/12). Penganugerahan diumumkan melalui virtual dan diikuti Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang kerjanya.

Seusai menerima penghargaan, Wali Kota Eri mengatakan, sebelum Kota Surabaya menerima penghargaan sebagai kota terinovatif, ia sempat melakukan berbagai pemaparan mengenai pelayanan publik Kota Pahlawan di Jakarta.

“Alhamdulillah, yang kita paparkan di Jakarta waktu itu mengenai pelayanan publik yang terkoneksi dengan satu database, mendapat penghargaan kategori Kota Terinovatif,” kata Eri.

Eri menjelaskan, layanan publik yang dipaparkan waktu itu mulai dari pelayanan kesehatan, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Layanan Online dan Terpadu One Gate System antara Dispendukcapil Surabaya, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama Surabaya (Lontong Kupang), Layanan Online dan Terpadu One Gate System Bersama Dispendukcapil Surabaya dan Pengadilan Negeri Surabaya (Lontong Balap), Surabaya Single Window (SSW) Alfa dan lain sebagainya.

“Semua layanan itu, Insya allah terkoneksi dengan satu database yaitu NIK atau KTP. Jadi, dengan adanya koneksi data NIK dan KTP, pemkot bisa memberikan intervensi dari semua bidang yang ada, seperti kemarin kan ada program Lontong Kupang, Lontong Balap juga pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya,” papar Eri.

Eri tak puas begitu saja dengan layanan dan capaian penghargaan tersebut. Agar masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan pelayanan terbaik dan intervensi tepat sasaran dari Pemkot Surabaya, ia menyatukan database menjadi single data.

“Kedepannya, akan disiapkan pelayanan apapun akan menjadi single data. Ketika sudah menjadi single data, maka kebijakan Kota Surabaya akan mudah terealisasi,” ujarnya.

Yang mendapatkan penghargaan tersebut, bukan hanya Kota Surabaya, disebutkan juga kota lain diantaranya, Kota Singkawang, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Tangerang, Kota Cimahi, Kota Makassar, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto dan Kota Yogyakarta.

Terkait pelayanan Lontong Kupang dan Lontong Balap yang disebut oleh Eri, mendapat apresiasi dari warga Surabaya yang ikut merasakan manfaatnya pada nikah massal di Gedung Convention Hall, Kamis (23/12) lalu. Salah satunya adalah pasangan suami istri (pasutri) Kusmiatun dan Wasih, warga Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Sebelumnya Kusmiatun menikah secara siri dengan Wasih, setelah tahu ada pelayanan Lontong Kupang dan Lontong Balap dari Pemkot Surabaya, pasutri itu merasa terbantu dan bersyukur telah memiliki surat nikah sah. “Terima kasih kepada Pemkot Surabaya telah melayani kami dan menggelar nikah massal, semoga sukses dan lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (ita)

Surabaya Kota Terinovatif versi Kemendagri
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.