Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Saat Raja Gowa Sambut Ganjar Pranowo

Saat Raja Gowa Sambut Ganjar Pranowo

KOMUNITAS redaksi11/05/2022 - 13:00 WIB

Prajurit berpakaian serba merah menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat tiba di Istana Tamalate Makassar, Sabtu (07/05).

Alunan suara musik tradisional mengalun mengiringi langkah Ganjar yang didampingi anak dan istrinya menuju Museum Balla Lampoa. Mereka juga dinaungi payung dari kain merah yang dibawa oleh empat prajurit.

Saat tiba di depan museum, beberapa tokoh adat menyambut kedatangan Ganjar. Bupati Gowa, Adnan kemudian memasangkan Patonro, topi khas Makassar.

Ganjar kemudian berjalan menuju ke dalam museum. Di sana, ia langsung disambut Raja Gowa Andi Kumala Idjo bersama tokoh lainnya. Sambutan yang diberikan sangat hangat, namun tetap penuh dengan kesakralan.

Ganjar kemudian diajak duduk di tempat khusus bersama Raja Gowa. Tarian adat menyambut kedatangan Ganjar serta makanan khas yang disajikan.

“Ini tarian penyambutan, dan makanan yang disajikan adalah makanan khas Makassar. Semuanya rasanya manis, pertanda kami sebagai tuan rumah begitu senang menyambut kedatangan tamu hari ini,” kata salah satu tokoh adat.

Ganjar kemudian beramah tamah dan makan bersama. Setelah itu, Ganjar diajak berkeliling dan ditunjukkan beragam benda peninggalan kerajaan.

“Kita kembali melihat peninggalan sejarah yang luar biasa. Sampai hari ini masih terpelihara, dan inilah kerajaan Gowa yang dibangun dengan arsitektur lama yang memesona,” bebernya.

Sebagai museum, lanjut Ganjar, tempat itu bisa menceritakan sejarah pengalaman masa lalu. Di mana patriotisme betul-betul muncul, dan kisah peralihan dari animisme dinamisme ke Islam.

“Bahkan tokoh-tokoh hebat lahir di sini. Ada ulama, kesatria, ilmuwan yang luar biasa. Tentu saja kita harus bangga bahwa sebenarnya sejarah masa lalu kita ini negara yang hebat. Makanya saya pesan pada anak-anak generasi muda untuk Jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah,” tegasnya.

Sementara itu, Raja Gowa, Andi Kumala Idjo menyambut baik kedatangan Ganjar. Menurutnya, Ganjar adalah salah satu tokoh yang memberikan perhatian besar terhadap budaya.

“Pak Ganjar salah satu tokoh yang begitu peduli pada budaya. Sebagai bangsa yang berbudaya dan memiliki aneka ragam kebudayaan, saya tentu saja merasa bersyukur dan terima kasih atas kunjungan ini. Mudah-mudahan Pak Ganjar semakin sukses,” ujarnya.

Andi mengatakan, ia mengajak Ganjar berkeliling untuk menunjukkan berbagai benda peninggalan kerajaan. Ada banyak koleksi yang sampai saat ini masih dipertahankan.

“Jadi sama dengan Pak Ganjar, saya berharap kepada semua generasi muda kaum milenial untuk tetap memperhatikan budaya. Siapa lagi yang akan mempertahankan, melestarikan, dan menjaga atau mengembangkan, kalau bukan dari kita sendiri,” pungkasnya. (hms)

Saat Raja Gowa Sambut Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.