Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Difabel Bacakan Surat Cinta ke Ganjar

Difabel Bacakan Surat Cinta ke Ganjar

KOMUNITAS redaksi29/11/2022 - 12:00 WIB

Ada satu pesan kuat yang muncul dalam kemeriahan peringatan HUT Korpri Jateng dan Sosialisasi 16 Hari Antikekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP), di halaman kantor Gubernur Jateng, Minggu (27/11). Adalah Anindha Gauri Naraswari, penyandang disabilitas low vision, yang membacakan surat cinta berisi pesan antikekerasan seksual, di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Melalui surat terbuka ini, saya mewakili dari sekian banyak perempuan, khususnya perempuan disabilitas, ingin menyanpaikan terkait tindak kekerasan seksual terhadap perempuan, yang semakin tahun semakin meningkat. Saya pernah menjadi korban kekerasan seksual, yang pelakunya kakak tiri saya sendiri,” kata Naras, begitu sapaannya, membaca isi surat.

Dia mengaku, pengalaman pahit itu masih membekas pada dirinya. Naras ingin melaporkan masalahnya itu. Tidak hanya dia, tapi ada perempuan disabilitas lain yang mengalami kasus serupa. Dia berharap ada penanganan kasus-kasus tersebut di Jawa Tengah.

“Kami ingin Jawa Tengah menjadi provinsi yang ramah dan aman bagi perempuan, terutama kaum disabilitas tertangani. Agar pelaku ditindak secara hukum,” harap Naras.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, para korban kekerasan berani melapor kasus yang menderanya. Pihaknya akan segera menindaklanjuti apa yang menimpa.

“Dari dinas (Dinas Perempuan dan Anak) pasti akan merespons kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, maupun laki-laki, siapapun, agar dilaporkan kepada kami, agar kami bisa segera menindaklanjuti,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, tampil pula orator dari Garpu Perak (Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak) Yudhistira Zia Ersyada. Gerakan itu terbentuk dengan harapan mampu mendorong laki-laki, untuk lebih berperan aktif dan peduli terhadap perempuan dan anak, sehingga dapat tercipta kesetaraan dan keadilan gender,. Ada pula perwakilan Teater Gema Universitas PGRI Semarang, LRC KJHAM, mitra pemerintah yang menangani permasalahan perempuan dan anak, serta jalan sehat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jateng Retno Sudewi menuturkan, jalan sehat tema dengan tema 16 Hari Antikekerasan. Mudah-mudahan yang tergabung di sini, seperti Garpu Perak, surat cinta kepada gubernur dari Naras, itu bagus yang disampaikan supaya Jawa Tengah itu bebas dari kekerasan perempuan dan anak.

“Banyak sekali yang disampaikan (para orator di acara), agar Jawa Tengah itu bebas dari kekerasan perempuan dan anak, yang disinggung Bapak Gubernur,” kata Retno, ditemui di sela-sela kegiatan.

Dia berharap, para pelaku kekerasan akan mendapatkan tindakan sesuai undang-undang yang ada. Para korban juga bisa terlindungi dan mendapatkan pendampingan. Dengan jenis kekerasan yang dialami perempuan adalah kekerasan fisik, psikis, dan seksual. Sedangkan, kekerasan anak berupa kekerasan seksual sampai 52 persen.

“Supaya kita dorong agar berani speak up, atau berani untuk menyampaikan, atau berani melaporkan bila terjadi kekerasan baik perempuan maupun anak. Laki-laki juga peduli kepada peduli pada kekerasan,” terangnya. (hms)

Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Comments are closed.

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.