Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Bahagianya Dapat Rumah DP Nol% dari Ganjar

Bahagianya Dapat Rumah DP Nol% dari Ganjar

KOMUNITAS redaksi02/12/2022 - 13:00 WIB

Senyum bahagia mengembang dari sejumlah warga di Jawa Tengah yang mendapat bantuan rumah dari Gubernur Ganjar Pranowo. Program “Tuku Lemah Oleh Omah” benar-benar mampu mewujudkan impian warga untuk punya rumah tanpa DP, tanpa angsuran.

Program bantuan rumah dengan sistem susun panel pasang baut itu selain untuk komunitas, juga untuk perorangan. Ini untuk membantu warga yang sudah berkeluarga, belum punya rumah, serta terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Makmur, salah seorang penerima bantuan di Desa Tambi, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang mengaku pembangunan rumah sesuai dengan harapan. Ia hanya bermodal tanah, lalu dibangunkan rumah senilai Rp35 juta dari Pemprov Jawa Tengah. Ditambah Rp1,8 juta padat karya.

“Alhamdulillah pembangunan berjalan lancar sesuai harapan. Dan alhamdulillah saya mendapatkan bantuan rumah tanpa DP sepeser pun. Yang penting punya tanah, alhandulillah bisa terselenggara rumah ini. Iya tanpa DP dan tanpa angsuran, yang penting modal tanah dan rumah jadi,” katanya, Senin (28/11).

Ditambahkan, selain ditinggali bersama istri dan anaknya, saat ini rumahnya juga bermanfaat untuk keperluan organisasi.

“Tiap sebulan dua kali dibuat kumpul atau rapat, karena aktif di GP Ansor dan Banser. Ada 30 orang yang biasa ikut kegiatan di sini,” papar pria yang berprofesi mengajar di TPQ dan madrasah.

Kebahagiaan juga dirasakan Lili Holiyah, warga Desa Tambi yang lain. Memiliki rumah adalah impiannya sejak menikah 2015 silam, apalagi ditambah kehadiran buah hatinya.

“Awal saya nikah tahun 2015, masih tinggal bersama orang tua. Ingin punya rumah sendiri karena sudah punya anak. Tapi saya hanya bekerja bikin wig (rambut palsu), dan suami merantau di Jakarta,” paparnya.

Ia sangat bersyukur dengan adanya Program Tuku Lemah Oleh Omah, kini sudah memiliki rumah sendiri. “Kalau tidak dapat bantuan, tidak tahu kapan akan punya rumah,” imbuhnya.

Di Desa Tambi, ada sebanyak 17 penerima bantuan program tersebut. Masing-masing rumah dapat didesain sesuai dengan kemampuan swadaya masyarakat. Bukan hanya di Pemalang, bantuan yang bergulir sejak 2020 itu juga menyasar ke warga kurang mampu di Kabupaten Wonosobo, khususnya Desa Bejiarum, Kecamatan Kertek.

Sunardi, penerima bantuan asal Desa Bejiarum mengaku bantuan rumah sangat bermanfaat bagi keluarganya. Selain lebih nyaman, penerima tidak perlu membayar apapun. Mereka hanya butuh modal tanah. “Ini tidak ditarik biaya sepeser pun. Tanpa DP, tanpa angsur, sekarang punya rumah sendiri,” ungkapnya.

Hidup mandiri bersama istri dan kedua anaknya, lebih nyaman dibanding saat masih menumpang di rumah orang tuanya. “Kalau ada apa-apa bisa diselesaikan bersama istri. Anak-anak juga nyaman bisa belajar, yang satu SMP dan satu SD. Jadi, rasanya senang sekali,” imbuhnya.

Sunardi tidak menyangka kalau saat ini bisa tinggal di rumah milik sendiri. Sebab, ia sendiri tidak yakin akan mampu membangun rumah, hanya dengan bekerja serabutan “Saya kerja serabutan, pendapatan tidak menentu. Kalau tidak dapat bantuan, mungkin sampai sekarang belum punya rumah,” tandasnya.

Sebagai informasi, dari data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng, program bantuan “Tuku Lemah Oleh Omah” mulai dilaksanakan sejak 2020 lalu. Pada 2020 ada 200 unit rumah, 2021 ada 186 unit rumah, dan 2022 dibangun 253 unit rumah. Rencananya pada 2023, pemprov akan membangun 615 unit rumah. (hms)

Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.