Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Ajak Fatayat Wujudkan Hidup Rukun Damai

Ajak Fatayat Wujudkan Hidup Rukun Damai

KOMUNITAS redaksi30/12/2022 - 15:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pimpinan dan anggota Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Jatim menguatkan dakwah digital dengan pesan mewujudkan hidup damai, rukun dan menyemai kasih antar sesama umat manusia.

“Ini harus tumbuh dari lini manapun dan ini sudah menjadi komitmen dari seluruh pengurus Fatayat NU,” kata Gubernur Khofifah dalam acara Fatayat NU Award bertema ‘Simfoni Cinta untuk Ibu’ di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Selasa (27/12) malam.

Menurutnya, dakwah face to face atau tatap muka menjadi hal biasa, akan tetapi dakwah secara virtual akan terus hidup di berbagai media akan terekam dan tersemai sepanjang waktu.

“Dakwah virtual bisa dikuatkan Fatayat NU sehingga ketika muncul narasi tidak pro perdamaian, Fatayat melakukan penetrasi, ketika ada narasi yang ingin membangun cara pandang Indonesia yang tidak Pancasila, Fatayat melakukan penetrasi. Bahkan Fatayat secara pro aktif mendorong pola dakwah penuh kasih dan penuh damai,” tuturnya.

Upaya penetrasi tersebut, lanjutnya, juga bisa dilakukan ketika menerapkan format dakwah rahmatan lil alamin. Perspektif tersebut harus disemai oleh seluruh struktur dari tingkat ranting hingga pucuk pimpinan Fatayat NU.

“Persemaian secara digital itu borderless (tanpa batas) bisa di akses di seluruh dunia dan dari generasi ke generasi bagaimana perspektif dakwah mewujudkan kerukunan, kasih dan damai,” tegasnya.

“Mari kita jaga Jatim, kita jaga Indonesia, dan jaga Fatayat menjadi pilar kuat membangun masyarakat makin perperadaban,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Fatayat NU Jatim Dewi Winarti menanggapi, pesan Gubernur Khofifah terkait toleransi keagamaan untuk menjaga kerukunan, kedamaian dan menyemai kasih.

Menurutnya, pesan tersebut menjadi semangat serta atensi dari kelompok Fatayat NU. Bahwasannya NKRI harga mati dan nilai-nilai keberagaman menjadi bagian kekayaan Jatim dan Indonesia yang harus dijaga.

“Dakwah yang inklusif dan dakwah yang bisa menebar satu kecintaan kepada banyak kelompok menjadi bagian yang penting untuk dilakukan secara kolektif,” tuturnya.

Tentu, kata dia, para Fatayat NU juga mendorong gerakan dakwah kedamaian dan kerukunan melalui sentuhan teknologi. Melalui daiyah platform digital yang diisi generasi milenial, mereka menyerukan kebangsaan dan kedamaian.

“Lahir dari sebuah pemikiran dan gerakan yang strategis dan dukungan sehingga melahirkan generasi yang insyaallah bisa menghantarkan negara menjadi bangsa yang santun dan moderat,” ungkapnya.

Mengambil tema, ‘Simfoni Cinta untuk Ibu’, Dewi menjelaskan, Simfoni sendiri dapat dianalogikan seperti musik orkerstra yang dimainkan atau dikelola bersama- sama secara baik. Hasilnya, sentuhan perempuan Fatayat NU melahirkan kader-kader perempuan yang mampu menggerakkan masyarakat untuk mewujudkan nilai keberkahan melalui wujud nyata dari sebuah proses.

“Melalui sentuhan perempuan-perempuan, Fatayat NU melahirkan beberapa program diantaranya pembuatan modul Gerakan Sehat Fatayat Santri Nusantara (Gafantara) bidang kesehatan dan bidang dakwah melalui dakwah Islam dan antalogi karya seni dari Fatayat NU,” ungkapnya.

Pembuatan modul di tahun 2022, lanjutnya, digerakkan dan melahirkan kader-kader yang cukup membuat kawan-kawan di daerah membangun pesan kesehatan melalui gerakan sehat fayatayat NU dan santri NU.

“Ada apresiasi bagi kader bagaimana pesantren yang dianggap tidak bersih menjadi bersih, anak-anak yang tidak mengerti reproduksi mengerti reproduksi serta proses pengendalian stunting menjadi bagian penting,” jelasnya. (ita)

Khofifah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.