Menteri BUMN Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Kamis (16/02), setelah meraih suara terbanyak dari tiga kandidat lainnya AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Arif Wicaksono dan Doni Setiabudi.
Ada empat calon ketua umum, 15 calon wakil ketua umum dan 54 calon anggota Exco 2023-2027 yang terlibat dalam persaingan memperebutkan kursi di kepengurusan baru PSSI.
Dalam kongres yang berlangsung tertutup itu yang dimulai pukul 09.00 WIB, Erick Thohir yang juga anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional FIBA tahun 2019 – 2023 ini sedari awal sudah mengumpulkan suara terbanyak dari 86 voters dibandingkan kandidat ketua umum lainnya. Hasil akhirnya menempatkan AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meraih 22 suara, dan dua kandidat lainnya tak mendapatkan suara.
Pengamat olahraga Fritz Simanjuntak mengatakan Erick Thohir merupakan sosok paling tepat dalam memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
“Salah satu keunggulannya, Pak Erick Thohir pernah memiliki klub elit di Italia, Inter Milan, dan beliau jadi presiden klub tersebut,” ujar Fritz dalam rilisnya.
Dengan pengalaman tersebut, Fritz menyebut Erick tahu persis bagaimana pengurus sepak bola di Italia menata kompetisi, membina tim nasional, menegakkan peraturan, membangun aspek bisnisnya dan menjalin hubungan yang harmonis dengan para suporternya.
Meski demikian, ia tak menampik jika lingkungan sepak bola Indonesia jauh berbeda dengan Italia. Namun begitu, Fritz menilai Erick setidaknya dapat menerapkan manajemen berkualitas tinggi dan tegas dengan aturan seperti di Italia dalam mengelola sepak bola Indonesia.
Fritz menaruh harapan besar kepada Erick untuk mengikuti jejak pengusaha Australia, Frank Lowy, yang berhasil melakukan reformasi di sepak bola di Negeri Kanguru.
Fritz menyampaikan perubahan sepak bola Indonesia oleh Erick tentu memerlukan dukungan dan komitmen yang sama dari para pemegang suara. Fritz berharap para pemegang suara bisa berpikir jernih dalam memberikan suaranya. Selain itu, yang sudah menanti di depan mata yakni peran Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Mei-Juni 2023. (ant)

