Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Permen Kunyah Pengganti Suplemen Bumil

Permen Kunyah Pengganti Suplemen Bumil

KESEHATAN redaksi26/04/2023 - 12:00 WIB

Asupan nutrisi bagi ibu hamil (bumil) sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang janin. Nutrisi tersebut dapat berupa mikronutrien seperti kalium dan kalsium. Bila nutrisi tersebut tidak terpenuhi, ibu hamil dapat berisiko mengalami keguguran, pertumbuhan janin yang tidak optimal, bahkan kecacatan.

Bermula dari permasalahan tersebut, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Dr Ir Prof Annis Catur Adi MSi dan tim menciptakan sebuah inovasi bernama Bone_Kal, formulasi permen kunyah berbahan dasar ekstrak kering air kelapa hijau dan tepung tulang ikan lele yang ditujukan bagi ibu hamil. Inovasi tersebut resmi mendapatkan paten Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada Januari 2022.

Prof Annis menjelaskan bahwa permasalahan asupan gizi pada ibu hamil sebetulnya dapat ditangani dengan cara menerapkan pola makan yang baik. Namun faktanya, kebutuhan ibu hamil lebih besar daripada ibu biasa dan mereka cenderung sulit untuk makan. Oleh karena itu, ibu hamil membutuhkan suplementasi untuk mengurangi risiko kekurangan gizi.

“Suplementasi sudah banyak dilakukan dalam bentuk kapsul atau tablet. Tapi, harganya mahal dan daya terimanya kurang enak. Contohnya tablet tambah darah, itu kurang nyaman, mual, dan bau amis sehingga tidak optimal. Karena itu, masalah daya terima menjadi penting agar ibu hamil dapat mengonsumsi suplemen dengan aman,” terangnya pada Selasa (18/04).

Ia melanjutkan, dengan melihat permasalahan daya terima tersebut, dirinya berupaya untuk memanfaatkan teknologi dan sumber daya alam yang ada untuk membuat permen kunyah sebagai pengganti suplemen ibu hamil. Permen kunyah tersebut dibuat dari kalium yang terkandung dalam air kelapa dan kalsium yang ada pada tulang ikan.

“Permen kunyah ini bukan permen biasa seperti umumnya. Permen kunyah ini mengandung zat-zat gizi yang ibu hamil butuhkan. Kenapa kami buat seperti permen kunyah? Karena kenyataannya masih banyak orang yang sulit minum suplemen. Kalau permen kunyah itu bisa diemut, lalu dikunyah dalam mulut dan daya terimanya nyaman,” jelas dosen Departemen Gizi itu.

Prof Annis menerangkan, inovasi tersebut muncul ketika dia dan tim membimbing sebuah disertasi. Disertasi tersebut membahas kebiasaan ibu hamil di Suku Dayak yang gemar mengonsumsi air kelapa.

“Ibu hamil di Suku Dayak minum air kelapa supaya ketubannya bersih. Dalam 1 hari, mereka bisa minum 1 air kelapa sekitar 400-600 ml. Tapi masalahnya, mereka tidak bisa menghabiskan air kelapa tersebut. Kedua, mencari kelapa juga susah, mereka harus bergerak ke berbagai tempat,” ucapnya.

“Atas dasar permasalahan tadi, kami berunding bagaimana jika itu diwujudkan dalam bentuk yang lebih praktis. Makanya kami ambil limbah air kelapa dan tulang ikan. Limbah itu yang kami manfaatkan, bersihkan, dan olah,” sambung Prof Annis.

Lebih lanjut, peneliti functional food itu menjelaskan, ada beberapa proses yang harus dilalui dalam pembuatan permen kunyah tersebut. Pertama, tulang ikan yang sudah terkumpul harus di-presto, dikeringkan, lalu diproses menjadi tepung. Ia mengaku, proses tersebut mudah dilakukan karena dia memiliki mini pabrik pengolahan tepung.

Kedua, pengolahan limbah air kelapa menjadi serbuk menggunakan teknologi spread dryer.. Ia mengaku, tahapan tersebut cukup sulit karena ia tidak memiliki teknologi spread dryer sehingga ia harus pergi ke sebuah tempat untuk melakukan proses tersebut.

“Air kelapa jadi serbuk, tulang ikan jadi serbuk, lalu kami jadikan satu. Kita press dan berikan rasa supaya enak, yaitu rasa mint. Jadilah permen kunyah. Ke depannya, kami akan mengembangkan permen kunyah ini sesuai peruntukannya. Bentuk tablet untuk orang dewasa dan bentuk gummy untuk anak-anak. (ita)

ibu hamil
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.