Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Anak Penjaga Makam Lulusan Terbaik SMKN Jateng

Anak Penjaga Makam Lulusan Terbaik SMKN Jateng

KOMUNITAS redaksi30/05/2023 - 12:00 WIB

Turiman, seorang penjaga makam tidak mampu menyembunyikan rasa bangga saat menyaksikan Sevolana Bondan Sirait, putranya, dinobatkan sebagai lulusan terbaik SMKN Jawa Tengah Kampus Purbalingga.

Ya, Bondan adalah salah satu di antara 258 orang lulusan SMKN Jawa Tengah, dari Kampus Semarang, Pati, dan Purbalingga, yang lulus dan diwisuda, Kamis (25/05). Acara wisuda dan pelepasan yang berlangsung di SMKN Jateng Kampus Semarang itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan lebih dari 30 petinggi perusahaan dalam negeri.

Selain Bondan, ada Nadila Yuli Asmara lulusan terbaik SMKN Jawa Tengah Kampus Pati, dan Moh Irkham Baihaqi lulusan terbaik SMKN Jawa Tengah Kampus Semarang.

“Saya sangat senang dan bangga karena anak saya lulus, dan menjadi lulusan terbaik di SMKN Jawa Tengah di Purbalingga,” ujar Turiman.

Warga Desa Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas itu bahkan tidak bisa menggambarkan perasaan hatinya, saat menyaksikan Gubernur Ganjar memberi penyematan lulusan terbaik kepada anaknya. “Saya tidak bisa berbicara apa-apa. Saya senang dan bangga,” lanjutnya.

Turiman menceritakan, SMKN Jawa Tengah telah memberikan pintu kesempatan bagi anaknya itu untuk meraih cita-citanya. “Kalau tidak ada SMKN Jateng, mungkin anak saya hanya lulusan SMP. Karena saya hanya penjaga makam di desa, tidak ada biaya untuk sekolahkan anak,” ungkap Turiman.

Menurutnya, SMKN Jawa Tengah benar-benar memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa kurang mampu. Mulai dari biaya pendidikan, seragam, makan, hingga asrama. “Sekolahnya gratis, semuanya gratis. Seragam, sepatu, alat tulis, makan sampai asrama gratis,” imbuhnya.

Ia juga mengaku, putranya itu mengalami perubahan positif. Baik sopan santun, disiplin, dan sayang kepada orang tuanya. Sementara, Bondan menambahkan, SMKN Jawa Tengah selain mempelajari kompetensi, siswa juga dibekali pendidikan karakter. “Saya mendapatkan banyak hal di SMKN Jateng. Saya lebih bisa disiplin, ya terutama pendidikan karakter,” katanya.

Dari keseriusannya menempuh pendidikan di sekolah rintisan Gubernur Ganjar itu, kini ia mendapat kesempatan melanjutkan studi di Universitas Indonesia (UI). “Alhamdulillah mendapat beasiswa melanjutkan di UI Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,” paparnya.

Usai acara, Gubernur Ganjar Pranowo mengaku senang dan terharu, karena lulusan SMKN Jawa Tengah menjadi rebutan perusahaan-perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. Selain itu juga mampu menembus seleksi masuk perguruan tinggi.

“Senang ya, karena lulusan SMKN Jateng sudah 70 persen terserap di dunia kerja. Dan, bahkan ada beberapa yang zooming karena sudah bekerja. Ada juga yang ke Jerman dan juga diterima di perguruan tinggi,” tuturnya.

Ditambahkan, siswa SMKN Jawa Tengah berlatar belakang dari keluarga kurang mampu. Sehingga, dengan penyerapan tenaga kerja setelah lulus tersebut, dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan. “Jadi, mulai bulan ini mereka bisa mengirimi (uang) kepada orang tuanya. Membantu mengentaskan kemiskinan,” tandasnya. (hms)

Ganjar Pranowo SMKN Jateng
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.