Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Ganjar Tak Ingin SDM Indonesia Jadi Kuli

Ganjar Tak Ingin SDM Indonesia Jadi Kuli

KOMUNITAS redaksi05/12/2023 - 11:00 WIB

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo sangat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Menurut Ganjar, pendidikan merupakan investasi terbaik agar Indonesia bisa menjadi negara maju.

Ia tak memungkiri, Indonesia harus mengubah sistem kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman.

“Yang pertama yang harus digaspol sekarang adalah pembangunan SDM. Suka tidak suka, mau tidak mau, krikulumnya diubah nggak? Yang sudah bagus-bagus jangan diubah Pak, tapi yang tidak bagus harus diubah, Pak, apalagi yang salah harus diubah,” kata Ganjar saat berkampanye di Kupang, Sulawesi Tenggara, Minggu (03/12).

Ganjar menjelaskan, Indonesia memiliki banyak sumber daya alam (SDA) yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Karena itu, setiap lulusan pendidikan harus juga meraih hasil yang baik. “Jadi mau digantikan tidak (kurikulum), tergantung. Tapi dunia pendidikan itu menurut saya tidak hanya menciptakan tukang,” ucap Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengatakan, pendidikan harus menciptakan karakter yang baik, hingga berintegritas. Bila hal itu bisa dicapai, masyarakat Indonesia akan merasa malu bila melakukan korupsi. “Dunia pendidikan juga harus membangun karakter, moral, etik integritas,” papar Ganjar.

Ganjar juga memastikan, guru akan diajak berkomunikasi jika ada perubahan kurikulum. Sehingga, dapat diketahui apakah guru bisa melaksanakan kurikulum tersebut atau tidak.

“Nanti kita berbicara dengan para guru apakah kita sanggup melakukan tindakan itu cepat, kira-kira 5 tahun seperti apa? Tidak boleh ada alasan, 5 tahun kita siapkan program seperti ini dan kita kejar. Nanti teman-teman guru pasti kita tanya sangat tahu, metodenya sudah tepatkah,” ujar Ganjar.

Pernyataan Ganjar ini merespons, curhatan Muhamad Amin Rauf, dari Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Tenggara. Ia mengeluhkan soal kurikulum pendidikan di Indonesia.

Amin mengkritisi kurikulum merdeka yang digagas Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilainya tak jelas arahnya. “Nah sekarang saya menyuarakan guru Nahdlatul Ulama, pendidikan sekarang dengan kurikulum yang istilahnya merdeka walaupun kita sudah merdeka 7 tahun yang lalu, tapi bukan membangun generasi bangsa ke depan, tapi arahnya enggak jelas,” pungkas Amin. (gp)

Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.