Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Rampingkan 29 Aplikasi Sekolah

Rampingkan 29 Aplikasi Sekolah

KOMUNITAS redaksi09/01/2024 - 12:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berinovasi dalam memberikan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Karenanya, untuk mengoptimalkan performa guru dalam mengajar, pemkot merampingkan sejumlah aplikasi di ruang pendidikan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa pemkot siap memberikan dukungan maksimal melalui berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan. Khususnya untuk terus mendukung program-program pendidikan yang telah dicanangkan pemerintah. Harapannya adalah dapat menciptakan SDM yang unggul dan mampu bersaing di era global.

“Guru adalah mengajar murid, tidak sibuk pada administrasi. Kalau aplikasi ini punya administrasi yang sama, maka buatlah satu domain yang sama untuk mengisi semuanya. Kalau sudah laporan lewat aplikasi, tanda tangan lewat digital lalu disimpan, langsung masuk, jadi otomatis tidak perlu dicetak,” kata Eri Cahyadi, Minggu (07/01).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, guru dan tenaga pendidik memiliki beragam tugas di ruang pendidikan. Mulai dari mendampingi proses pembelajaran, menyiapkan perangkat pembelajaran, hingga menyiapkan perangkat penilaian.

Karenanya, Dispendik Surabaya akan merampingkan aplikasi tersebut agar tidak membebani para guru. Aplikasi tersebut akan dirampingkan menjadi satu domain multifungsi.

“Jadi kita nanti lebih harus efektif karena memang tugas guru itu banyak. Betul menurut Pak Wali, kalau aplikasi terlalu banyak kasihan guru. Soalnya guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran, jika tidak maka mengajarnya akan monoton dan pembelajaran tidak menyenangkan,” kata Yusuf.

Ia mencontohkan, pada pengisian penilaian angka kredit (PAK) akan dikonversi ke sasaran kinerja pegawai (SKP). Dengan demikian, urusan administrasi guru akan berkurang. Saat ini, sebanyak 29 aplikasi yang dimiliki oleh Dispendik Surabaya akan dirampingkan menjadi satu domain dengan empat tugas pokok.

“Kepala sekolah ngecek pelaporan saja, guru punya fungsi entry dan pelaporan masalah siswa, baik yang putus sekolah, jumlah siswa, gamis (keluarga miskin), dan lainnya. Nanti ada fungsi admin entry dan pelaporan untuk mengecek gedung rusak berapa dan sebagainya,” jelasnya.

Sedangkan bagi siswa, mereka bisa mengakses soal tryout PPDB untuk proses pengayaan pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk memodifikasi proses pembelajaran bagi siswa dalam memenuhi tuntutan zaman yang semakin dinamis.

Sama seperti sebelumnya, aplikasi tersebut tetap dapat diakses oleh kepala sekolah, guru, hingga siswa. Nantinya, aplikasi dapat diakses dengan menggunakan NIK pengguna. “Perampingan tersebut tentunya juga akan segera disosialisasikan kepada para guru,” pungkasnya. (ita)

Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.