Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Alam Ganjar : Pentingnya Kesehatan Mental

Alam Ganjar : Pentingnya Kesehatan Mental

KOMUNITAS redaksi27/01/2024 - 12:00 WIB

Isu mental health seringkali jadi persoalan yang ramai di perbincangkan dalam beberapa waktu terakhir di kalangan generasi muda. Mengingat pentingnya isu tersebut, Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Sumatera Selatan adakan kegiatan SatSet Ngobrol Mental Health, Pertolongan Pertama Psikologis: Langkah Untuk Membantu Meredam Luka Batin Sesorang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan bertempat di Koppi Kitchen, Ilir Barat, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/01).

Dalam kesempatan tersebut, hadir Psikolog Lediana Afriyanti dan Muhammad Zinedine Alam Ganjar sendiri mengungkapkan dirinya merupakan surviver mental health tersebut. Alam mengaku sempat memiliki gejala dan diagnosa terkait kecemasan dan PTSD.

Oleh sebab itu, Alam melihat ini sebagai sebuah isu penting yang harus disadari oleh banyak pihak. “Ternyata kesehatan mental jadi salah satu isu yang cukup signifikan peningkatannya karena baik di sosial media maupun menemukan pengalaman langsung melihat kondisi temen-temen sehingga aku anggap ini isu yang penting untuk dibicarakan dan masih kurang kesadaran banyak orang,” ucap Alam lewat keterangan tertulisnya.

Sebab, persoalan selama ini, Alam menyebutkan bahwa isu mental health ini masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya normalisasi prespektif terhadap isu mental health tersebut agar masyarakat berani berkonsultasi apabila memiliki gejala tersebut.

“Agar mental health ini semakin merata, lintas generasi karena konflik yang dianggap tabu ini terjadi karena kurangnya pemahaman dari masyarakat, sehingga ini perlu di normalisasi apabila sudah mengalami beberapa gangguan segera di konsultasikan,” jelas Alam.

Sebab, Alam khawatir nantinya ada self diagnose dan harapannya fasilitas kesehatan mental lebih mudah di akses, seperti layanan puskesmas, pendidikan atau bahkan di sediakan di kawasan perkantoran untuk lebih memudahkan masyarakat untuk mengakses tersebut.

Selain itu Alam pun berharap ke depan akan ada program hotline kesehatan mental 24/7 dan pos konseling di kampus Puskesmas RS Umum dan layanan konsul keliling secara door to door.

“Sebaiknya harus ada sih claim dalam produk asuransi dari BPJS misal maupun swasta karena isu kesehatan mental saat ini sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” ungkap Alam.

Dengan demikian, Alam mengajak segenap pihak untuk senantiasa peduli antar sesama supaya hal tersebut bisa direda dari lingkungan sekitar yang saling mendukung satu sama lain.

“Ayo kita saling jaga satu sama lain orang terkasih karena bisa jadi kita satu-satunya orang yang sangat membantu mereka agar isu kesehatan mental kesadarannya naik tidak akan ada lagi orang yang merasa sendiri,” tutupnya. (gp)

alam ganjar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.