Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar
  • Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier
  • Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Wisata Olahraga Dongkrak Ekonomi

Wisata Olahraga Dongkrak Ekonomi

JALAN-JALAN redaksi05/03/2024 - 15:00 WIB

Kompetisi olah raga kini sudah menjadi bagian dari sektor pariwisata, atau sering disebut wisata olahraga atau sport tourism. Bahkan kegiatan itu kini semakin popular dan salah satu tren di sektor pariwisata karena wisatawan bisa berolahraga sembari menikmati dan menjelajahi pelbagai destinasi wisata.

Dalam konteks itu, bisa dibilang popularitas sport tourism menjadi awal yang baik bagi pariwisata Indonesia. Pasalnya, sport tourism kini sudah menjadi salah satu subsektor pariwisata yang diandalkan dan berkontribusi besar.

Tidak dipungkiri, dalam perjalanannya, pertumbuhan sport tourism kini semakin menjanjikan dan memiliki pasar yang cukup besar berkat banyaknya wisatawan mancanegara yang tertarik dengan program aktivitas olahraga sembari berwisata di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dalam satu kesempatan, memprediksi pertumbuhan sport tourism di Indonesia terus menanjak, bahkan nilai ekonominya bisa mencapai Rp18,790 triliun pada 2024.

“Angka itu luar biasa dan menjadi angin segar bagi kebangkitan pariwisata dan ekonomi di Indonesia, sekaligus membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ujarnya.

Masyarakat awam bisa jadi belum paham apa itu sport tourism. Dalam konteks pariwisata, pelaku sektor itu membagi dua jenis sport tourism yang cukup umum.

Pertama, hard tourism, sebagai acara perlombaan bersifat regular, seperti Asian Games, Sea Games, atau World Cup. Kedua, soft sport tourism, yang dikenal dengan pariwisata olahraga dan berkaitan dengan gaya hidup (lifestyle), seperti bersepeda, berlari, hingga berselancar.

Dalam konteks aktivitas wisata olahraga di Indonesia, minimal ada tujuh kompetisi olahraga besar dan menarik wisatawan mancanegara untuk mengikutinya. Bahkan beberapa di antaranya menjadi incaran para pemacu adrenalin olahragawan dunia sekaligus berwisata di Indonesia. Salah satunya, Tour de Singkarak.

Kompetisi sepedaan sejenis Tour de Singkarak kini semakin banyak diinisiasi masyarakat. Pasalnya, bersepeda sembari keliling kota atau desa tentu adalah hal yang menyenangkan. Tour de Singkarak yang diadakan sejak 2009 menjadi ajang balap sepeda incaran wisatawan dalam negeri maupun luar negeri pecinta olahraga bersepeda.

Kompetisi sepeda ini diadakan di sekitar Danau Singkarak, Sumatra Barat, yang memberikan pengalaman balapan mengasyikkan. Pasalnya, rutenya melewati pinggir pantai, danau, dan berbagai tikungan tajam.

Selain di Sumatra Barat, lomba balap sepeda bergengsi kelas dunia berikutnya adalah Tour de Banyuwangi Ijen. Diadakan sejak 2012, Tour de Banyuwangi Ijen menjadi ajang balap sepeda yang menjadi favorit para pemacu adrenalin dunia. Di Tour de Banyuwangi, peserta bersaing sambil menikmati keindahan lereng Gunung Ijen yang megah, sekaligus menjelajahi Kabupaten Banyuwangi dengan pesonanya tersendiri.

Selain lomba balap sepeda, jenis wisata olahraga lainnya adalah dalam bentuk lomba lari maraton. Lari menjadi salah satu olahraga yang sangat populer dan kerap dilakukan di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Beberapa lomba maraton yang dikombinasikan dengan kepentingan sektor pariwisata seperti Borobudur Marathon, Bali 10 K, Belitong Geopark Ultra Run.

Kini “virus” wisata olahraga juga dikembangkan oleh Pemerintah Kota Pontianak. Mereka mengadakan event Pontianak City Run, yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer.

Berkaitan dengan itu, Menteri Salahuddin Uno mengapresiasi pelaksanaan Pontianak City Run, Minggu (25/2/2024) sebagai upaya mengembangkan potensi wisata olahraga di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak. “Ini adalah yang disebut sebagai sports tourism. Pariwisata berbasis olahraga yang ada dampak untuk kesehatan, pariwisata, dan juga akan ada dampak untuk ekonomi,” kata Sandiaga di Alun-Alun Kota Pontianak.

Selain mengembangkan wisata olahraga di Pontianak, Sandiaga menilai, ajang itu juga mampu menggerakkan perekonomian UMKM di Pontianak. Harapannya, masyarakat dan pemerintah semakin kreatif dan inovatif, sehingga sektor pariwisata berbasis kearifan lokal semakin maju dan mendongkrak ekonomi bangsa. (indonesia.go.id)

wisata olahraga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Comments are closed.

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.