Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Semakin Banyak Penyebar Kebaikan

Semakin Banyak Penyebar Kebaikan

PEMERINTAHAN redaksi08/07/2024 - 14:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri acara Pindapata Bhikkhu dan Pabbajja Samanera di Vihara Dhammajaya, Jalan Bulu Jaya V No 19, Surabaya pada Sabtu (06/07). Kehadiran Wali Kota Eri merupakan bentuk toleransi antar umat beragama di Kota Pahlawan.

Dalam sambutannya Eri Cahyadi mengatakan, acara Pindapata Bhikkhu yang diikutinya hari ini mengajarkan keindahan dalam berbagi dan saling menghormati.

“Pada pagi ini saya bisa menghadiri acara di Vihara Dhammajaya ini, ada satu keindahan yang saya rasakan. Kita diajarkan saling berbagi tanpa melihat agama, saling menghormati tanpa melihat latar belakang kita dari mana,” kata Eri.

Sementara itu, kegiatan Pabbajja Samanera yang diikuti 28 calon Bhikkhu tersebut merupakan pelatihan pembentukan karakter di internal umat Buddha yang berguna untuk memajukan moral dan spiritual. Kegiatan Pabbajja Samanera diikuti dengan batas minimum usia 11 tahun dan maksimal berusia 60 tahun.

“Disini ada tempat belajar untuk para Bhikkhu, jadi mereka liburan sekolah bisa belajar disini. Inilah yang ada dalam benak saya ketika liburan sekolah, yang beragama Islam bisa datang ke pondok (Pesantren), mereka yang beragama Kristen bisa ke Gereja, sehingga liburan bisa diisi oleh pemahaman akidah yang bagus,” papar Eri.

Eri berharap, mereka yang mengikuti Pabbajja Samanera bisa melanjutkan perjuangan para Bhikkhu atau Bante pendahulunya. Meneruskan dan menyebarkan kebaikan kepada umat.

“Dalam acara ini mereka (calon Bhikkhu) diajarkan mencukupkan tubuhnya dengan makanan yang masuk, serta doa-doanya. Harapannya dengan pembelajaran tersebut secara otomatis muncul Bikkhu dan Bante yang hatinya memang diprioritaskan untuk umat,” jelas Eri.

Tak lupa, Wali Kota juga menitipkan doa kepada pada Bhikkhu untuk keharmonisan Kota Surabaya. Supaya semua warganya hidup dalam toleransi, guyub rukun dan saling berbagi satu sama lain.

“Saya titip doa dan tolong doakan Kota Surabaya tetap penuh toleransi, tetap guyub rukun dan saling berbagai antar umat. Semoga kota kita tetap nyaman dan aman,” harapnya.

Disamping itu, Ketua Yayasan Vihara Dhammajaya Kandradi Lookman menjelaskan bahwa Pindapata adalah acara tradiri pada Buddha terdahulu, yang diikuti oleh para siswa yang ingin menjadi Samanera atau petapa. Pindapata berasal dari bahasa pali yang artinya menerima makanan, beserta pata yang memiliki arti mangkok yanh digunakan oleh para Bhikkhu.

“Jadi tadi para peserta Pabbajja Samanera berjalan berkeliling sambil membawa mangkuk untuk menerima makanan,” jelasnya. Acara Pindapata yang dihadiri Wali Kota tersebut juga diselipi oleh doa dari Romo Widya Kusuma.

“Terima kasih untuk Pak Eri yang mau berbaur dengan kita melakukan upacara Pindapata umat Buddha, tanpa canggung. Kita mendoakan beliau sehat, semangat dan terwujud cita-citanya untuk Kota Surabaya semakin damai dan guyub rukun,” pungkas Romo Widya. (ita)

Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.