Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Resmi Dibuka! Rektor UNAIR: ONMIPA Wadahi Pengembangan Gagasan, Kolaborasi, dan Inovasi Mahasiswa
  • Refleksi Hari Persahabatan Nasional di Era Media Sosial: Komunikasi adalah Kunci
  • Bunda PAUD Jatim Tekankan Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Penyelenggaraan PAUD Berkualitas
  • Jejak Bung Karno di Kota Pahlawan, Surabaya Hadirkan Pameran “Aku Arek Suroboyo” dan Luncurkan Buku Sejarah
  • Pemkot Surabaya Imbau Warga Perbarui Data Aset untuk Perlinsos Digital
  • Kiprah Alumnus FKM Menjaga Asa Masyarakat, Menggapai Ilmu Lintas Negara
  • Gubernur Khofifah Pantau Langsung Proses Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Verifikasi Terjadwal, Perlancar Proses Pengambilan PIN SPMB Tahun 2026
  • Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Inspirasi Lewat Jurnalisme Digital

Inspirasi Lewat Jurnalisme Digital

PERISTIWA redaksi02/08/2024 - 14:00 WIB

Universitas Airlangga (UNAIR) kembali membuktikan kualitasnya melalui salah satu alumnus yang telah berhasil menempati posisi penting dalam industri media.

Ialah Anak Agung Gde Bagus Wahyu Dhyatmika, seorang jurnalis profesional yang saat ini menjabat sebagai CEO media terkemuka, Tempo Digital. Posisi yang ia capai hingga saat ini tidak dapat terlepas dari tekad dan kecintaannya pada dunia jurnalistik.

Sosok yang akrab disapa Wahyu itu adalah alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR. Selain menjadi seorang CEO, ia kini juga aktif sebagai aktivis di Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Di AJI, ia terus memperjuangkan jurnalisme independen, kebebasan pers, dan kesejahteraan pekerja industri media.

Wahyu mengawali perjalanannya di dunia akademik dengan menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP UNAIR. Selama masa kuliah, Wahyu dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus, termasuk jurnalistik.

“Tahun 1997 dan 1998, di era gerakan mahasiswa, saya aktif sebagai wartawan kampus. Jadi itu salah satu pengalaman yang akhirnya menempa skill jurnalistik saya. Kebetulan memang cocok dengan apa yang saya pelajari di ruang kuliah,” ungkapnya.

Setelah lulus dari UNAIR, Wahyu Dhyatmika memulai perjalanannya sebagai wartawan di Jakarta pada tahun 2002. Sebagai wartawan lapangan Tempo, ia harus bergerak cepat dan dinamis, meliput berita dari berbagai lokasi seperti kantor pemerintahan, pengadilan, kantor polisi, dan gedung DPR.

“Menjadi pengalaman tidak terlupakan ketika saya bisa membuat 10 sampai 15 berita sehari tentang berbagai topik. Saat itu bukan perkara susah karena semua narasumber berada dalam satu tempat, jadi nggak perlu keliling. Jalan sedikit ketemu anggota DPR, jadi banyak beritanya,” papar Wahyu.

Pada tahun 2004, Wahyu melanjutkan pendidikannya ke University of Westminster di jurusan International Journalism and Media. Setelah menyelesaikan studinya, Wahyu kembali ke Tempo dan berusaha melakukan transformasi pada dunia media digital.

Karir Wahyu di Tempo terus berkembang hingga akhirnya ia dipercaya memimpin media tersebut sebagai CEO. Wahyu berkomitmen untuk menjaga independensi dan integritas jurnalistik Tempo. Selain itu, ia mulai mengembangkan Tempo sebagai salah satu pelopor awal media digital di Indonesia.

“Salah satu karakter media digital itu, publiknya interaktif. Kita nggak bisa lagi hanya satu arah. Publik harus terlibat, publik harus aktif, ada engagement, dan redaksi harus melibatkan pembaca,” ujarnya.

Selain kesuksesannya di Tempo, Wahyu juga aktif dalam mengembangkan inovasi edukasi melalui kanal YouTube “Kok Bisa”.

Wahyu juga berinovasi dengan mengembangkan Tempo Witness, sebuah platform pemberdayaan komunitas lokal atau termarjinalisasi yang bekerja sama dengan berbagai proyek komunitas seperti Internews’ Earth Journalism Network, Hivos, WWF, dan lainnya.

Dengan kesuksesan tersebut, sebagai alumnus, Wahyu berharap UNAIR terus menjadi pelopor dan simbol keterbukaan. Ia ingin melihat lulusan UNAIR tersebar di berbagai sektor dan menjadi agen perubahan di setiap bidang yang digeluti.

“Terus menjadi sebuah tempat belajar yang menyenangkan, inklusif, terbuka, tidak dogmatis. Sebaik-baiknya kampus adalah yang memberikan kesempatan mahasiswanya untuk belajar dan salah,” pungkas Wahyu. (ita)

Anak Agung Gde Bagus Wahyu Dhyatmika
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Resmi Dibuka! Rektor UNAIR: ONMIPA Wadahi Pengembangan Gagasan, Kolaborasi, dan Inovasi Mahasiswa

08/06/2026 - 18:21 WIB

Refleksi Hari Persahabatan Nasional di Era Media Sosial: Komunikasi adalah Kunci

08/06/2026 - 18:17 WIB

Bunda PAUD Jatim Tekankan Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Penyelenggaraan PAUD Berkualitas

08/06/2026 - 18:03 WIB

Jejak Bung Karno di Kota Pahlawan, Surabaya Hadirkan Pameran “Aku Arek Suroboyo” dan Luncurkan Buku Sejarah

07/06/2026 - 18:20 WIB

Pemkot Surabaya Imbau Warga Perbarui Data Aset untuk Perlinsos Digital

07/06/2026 - 18:09 WIB

Kiprah Alumnus FKM Menjaga Asa Masyarakat, Menggapai Ilmu Lintas Negara

07/06/2026 - 17:50 WIB

Comments are closed.

Resmi Dibuka! Rektor UNAIR: ONMIPA Wadahi Pengembangan Gagasan, Kolaborasi, dan Inovasi Mahasiswa

08/06/2026 - 18:21 WIB

Refleksi Hari Persahabatan Nasional di Era Media Sosial: Komunikasi adalah Kunci

08/06/2026 - 18:17 WIB

Bunda PAUD Jatim Tekankan Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Penyelenggaraan PAUD Berkualitas

08/06/2026 - 18:03 WIB

Jejak Bung Karno di Kota Pahlawan, Surabaya Hadirkan Pameran “Aku Arek Suroboyo” dan Luncurkan Buku Sejarah

07/06/2026 - 18:20 WIB

Pemkot Surabaya Imbau Warga Perbarui Data Aset untuk Perlinsos Digital

07/06/2026 - 18:09 WIB

Kiprah Alumnus FKM Menjaga Asa Masyarakat, Menggapai Ilmu Lintas Negara

07/06/2026 - 17:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.