Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Beasiswa IISMA ke University of Waikato

Beasiswa IISMA ke University of Waikato

PERISTIWA redaksi03/08/2024 - 14:00 WIB

Aiko Khalida Harianto, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga berhasil meraih beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) untuk belajar di University of Waikato, Selandia Baru.

Prestasi ini mewujudkan impian masa kecilnya untuk belajar di luar negeri dan memperluas wawasan internasional.

Dalam proses seleksi IISMA yang komprehensif, Aiko harus melalui serangkaian tahapan yang menantang, termasuk menyusun esai, mengikuti tes IELTS, dan menjalani wawancara.

Namun, tantangan utama baginya bukan hanya pada tahapan seleksi itu sendiri, melainkan pada kemampuannya untuk menyeimbangkan persiapan IISMA dengan berbagai kewajiban akademik yang sedang berlangsung.

“Tantangan terbesarnya itu bagaimana cara mengatur jadwal untuk semua itu, karena saat itu barengan sama KKN ditambah masuk semester 6. Jadi selama proses seleksi itu benar-benar dituntut untuk punya time management yang baik,” ungkap Aiko.

Aiko melihat program IISMA sebagai kesempatan besar untuk pengembangan diri dan karir. Sebagai mahasiswa jurusan manajemen dengan spesialisasi SDM, ia menyadari pentingnya memahami keragaman budaya.

“Dengan aku mendaftar IISMA dan berkuliah di University of Waikato, aku jadi semakin mengerti bagaimana menghadapi orang-orang yang memiliki latar belakang dan cara berpikiran yang berbeda-beda dan bisa menyesuaikan dengan hal tersebut,” tutur Aiko.

Ia berharap pengalaman ini akan membantunya di dunia kerja kelak, terutama dalam beradaptasi dan berkolaborasi dengan berbagai jenis orang.

Untuk menghadapi perbedaan budaya dan sistem pendidikan di negara tujuan IISMA, Aiko mempersiapkan diri dengan mendalami budaya dan sistem pendidikan melalui riset serta berdiskusi dengan alumni IISMA. Ia juga berusaha memahami perbedaan etika sosial dan akademik untuk beradaptasi dengan baik.

“Aku mempelajari bahwa University of Waikato menghargai international students dan juga orang Muslim dengan baik, jadi itu juga menjadi salah satu alasan kenapa aku memilih universitas ini,” jelasnya.

Aiko menyoroti beberapa aspek krusial yang perlu diperhatikan oleh calon peserta IISMA. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik untuk menghadapi tantangan hidup di lingkungan baru.

“You will be in a foreign country without your family and closest friends, harus bisa lebih mandiri terutama dalam hal-hal basic, seperti masak, laundry, dan bersih-bersih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aiko menyarankan calon peserta untuk mengembangkan keterampilan manajemen waktu yang baik.

Hal ini penting mengingat standar akademik yang ketat di universitas luar negeri, terutama dalam hal penyelesaian tugas tepat waktu. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani program. “Make sure that your mental health is okay,” tutupnya. (ita)

Beasiswa IISMA
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.