Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Unair Inisiasi Diskusi Alumni Taiwan

Unair Inisiasi Diskusi Alumni Taiwan

KOMUNITAS redaksi28/08/2024 - 13:00 WIB

Dalam rangka meningkatkan potensi kolaborasi antar alumni Taiwan di Surabaya, Airlangga Global Engagement (AGE) adakan Taiwan Alumni Research Day 2024 pada Selasa (27/08) di Ruang Amerta, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C Universitas Airlangga (UNAIR). Acara itu mengundang para alumni universitas-universitas di Taiwan untuk berdiskusi dan berkoneksi.

Hadir dalam acara itu, Wakil Rektor Bidang Internasionalisasi, Digitalisasi, dan Informasi Prof Muhammad Miftahussurur dr MKes Sp PD-KGEH PhD FINASIM; Director General TETO Surabaya Isaac Chiu; Direktur AGE Prof Iman Harymawan SE MBA PhD; dan para alumni dari berbagai universitas Taiwan di Surabaya.

“Acara ini dapat terwujud karena dinner bersama pak Isaac. Kami menyadari bahwa ada lebih dari ratusan alumni dari Taiwan di Jawa Timur. Hal ini merupakan sumber daya yang dapat berpotensi untuk kita kembangkan menjadi kolaborasi,” ungkap Prof Iman.

“Kebanyakan, para akademisi yang lulus akan sibuk pada dunianya sendiri. Dengan adanya acara ini, mungkin kita dapat berkoneksi, berkolaborasi, dan memberikan dampak yang lebih terhadap masyarakat,” tambahnya.

Taiwan merupakan salah satu negara tujuan bagi para akademisi untuk melanjutkan studi mereka. Hal itu dibuktikan dengan adanya lebih dari 20.000 mahasiswa Indonesia yang menjalani studi di sana.

“Taiwan secara global berada pada ranking 20 dalam publikasi dan penelitian. Pemerintah Taiwan juga telah menyiapkan dana lebih dari 5 Miliar USD untuk penelitian. Acara ini dapat menjadi model dalam lingkungan akademik Indonesia dan Taiwan,” tutur Isaac.

Prof Miftah menyatakan bahwa arah ‘angin’ telah berubah, yang dulunya Jepang menjadi tujuan utama para akademisi. Namun, saat ini Taiwan dan Korea Selatan mulai populer sebagai tujuan studi. Selain itu, Prof Miftah juga menyinggung bahwa output penelitian tidak hanya berupa publikasi saja, namun output juga berhubungan dengan industri yang ada.

“Dengan hal itu (output berhubungan dengan industri, Red), kita dapat menciptakan inovasi paten sebagai output penelitian. Harapannya, kita dapat menciptakan proposal penelitian kolaborasi setelah mengikuti acara ini. Terima kasih telah hadir, dan semoga diskusi yang produktif dan inspiratif dapat terwujud.”

Tahta Amrillah, SSi MSc PhD, dosen FTMM UNAIR yang juga merupakan salah satu alumni universitas di Taiwan turut membagikan ceritanya saat menjalankan studinya. Menurutnya, fasilitas penelitian di Taiwan sangatlah mendukung. Sehingga penelitian yang dihasilkan maksimal dan berkualitas.

Tahta juga bercerita bahwa salah satu penelitiannya memerlukan pengujian dengan alat khusus yang ada di National Synchrotron Radiation Research Center (NSRRC). “Maka dari itu, kolaborasi dengan Taiwan sangatlah bagus bagi akademisi Indonesia agar dapat menciptakan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat,” ucapnya. (ita)

Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Comments are closed.

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.