Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Prestasi Internasional Difabel Surabaya

Prestasi Internasional Difabel Surabaya

KOMUNITAS redaksi30/08/2024 - 11:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial mengembangkan Rumah Anak Prestasi (RAP) sejak 2022. RAP menjadi wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan ketrampilan dan kompetensi. Seperti namanya, RAP mencetak anak-anak berprestasi hingga tingkat Internasional.

Salah satunya adalah Qurrota’Ain Rizky Cahyani yang baru-baru ini berhasil meraih best Line Master kategori usia 10-13 tahun dalam ajang We Are The World Event yang digelar pada 21-25 Agustus 2024 di Jakarta. Event tersebut diadakan oleh pusat seni yang berasal dari Paris.

Berkat prestasi tersebut, Qurrota’Ain Rizky Cahyani yang akrab disapa Tata itu merasa sangat bahagia dan bangga. Sebab, lukisannya akan di pamerkan di Paris pada bulan Desember mendatang.

“Ini pertama kali ikut lomba tingkat Internasional, perasaanya ya senang, bangga dan ada binggung juga,” ungkap Tata saat ditemui di RAP Kedung Cowek, Kamis (29/08).

Tata menjelaskan, karyanya yang berjudul ‘Infinity in Diversity’ terinpirasi dari beberapa lagu mancanegara yang sering ia dengarkan. Karya tersebut mengambarkan culture musik yang berbeda-beda dari setiap negara.

“Ini saya gambar dengan perbedaan culture masing-masing. Medianya pakai cat air, pensil warna dan spidol. Kalau inspirasinya dari lagu-lagu yang sering saya dengar, seperti lagu English, China, Jepang, Thailand dan juga Indonesia,” ujar siswi SMP Muhamadiyah 13 Surabaya itu.

Kedepan, Tata semakin bersemangat untuk mengasah kemampuannya dengan mengikuti lebih banyak lomba dan terus berlatih di RAP. Ia merasa bahwa melukis adalah bagian dari kegemarannya sehari-hari.”Kalau mau melukis jangan dipaksa, gambar saja yang mau digambar. Jadi jangan buat itu sebagai pekerjaan tapi sebagai hobi,” ungkapnya.

Kebanggaan atas prestasi Tata juga dirasakan oleh sang ibu, Beta Ami. Perempuan berusia 47 tahun itu merasa sangat bangga lantaran putrinya mampu membuktikan ditengah kondisinya yang tidak seperti anak lainnya tapi mampu berprestasi hingga tingkat Internasional.

“Anak saya awalnya didiagnosa Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), lalu waktu kelas 3 SD diketahui ada diseleksia. Berjalannya waktu dokter juga mengatakan kalau ada autis ringan,” ujar Beta.

Beta menceritakan, awalnya Ia sempat kebingungan untuk mengali potensi sang putri. Tetapi, dirinya tak patah semangat hingga menemukan RAP Nginden yang baru diresmikan pada tahun 2022 lalu.

“Tata itu tidak mau sekolah, kalau disuruh sekolah nangis saja maunya hanya mengambar. Lalu saya bawa ke Dinas Kebudayaan Kota Surabaya supaya bisa ikut kelas inklusi, tapi tidak bisa karena fisik anaknya normal. Akhirnya disarankan untuk ke RAP Nginden,” papar warga Pacar Keling itu.

Setelah mengetahui informasi tentang RAP Nginden, Beta lantas mengikut sertakan Tata dalam pelatihan melukis setiap minggunya.”Dari situ baru ketahuan bakat Tata ada di gambar. Bakatnya mulai terasah di RAP dan hanya di RAP saja belajarnya,” imbuhnya.

Selain mengikuti pelatihan melukis, Beta juga rajin mengikutsertakan putri keduanya dalam pelatihan lainnya seperti, public speaking, membatik dan modeling di RAP.

Beta berharap, dengan usahanya untuk mengasah bakat Tata.Tata bisa bersaing dengan anak seusianya dan tidak diremehkan di lingkungan. Dirinya pun akan terus mendukung bakat putrinya dibidang seni, khususnya mengambar atau melukis.

“Kalau kedepan hobinya ini bisa menjadi mata pencahariannya ya saya akan mendukung. Karena secara akademik dia memang kesulitan,” harapnya.

Ia pun menambahkan, untuk para ibu yang memiliki anak dengan kondisi tertentu seperti dirinya agar tetap selalu semangat dan mengali potensi anaknya.

“Jadi jangan patah semanagat terus berusaha, karena setiap anak pasti punya kekurangan dan kelebihan. Para orang tua di Kota Surabaya juga bisa memanfaatkan fasilitas pelatihan di RAP untuk mengali potensi diri pada anak,” tandas Beta. (ita)

Difabel
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.