Anggota MPR RI Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani resmi dilantik menjadi Ketua MPR RI 2024-2029. Pelantikan Muzani, dibarengi delapan wakil ketua MPR lainnya, sekitar pukul 11.50 WIB, Kamis (03/10), di Gedung DPR, Jakarta.
Saat detik-detik pelantikan tersebut, kehadiran Sekjen Partai Gerindra itu pun disambut meriah seluruh anggota MPR lainnya. Muzani tiba di ruangan acara pelantikan sekitar pukul 10.37 WIB.
Diketahui, hasil rapat gabungan MPR pada Rabu (02/10) malam, menyepakati Muzani sebagai Ketua MPR RI periode 2024-2029. Banyak anggota MPR beranjak dari tempat duduknya untuk menyalami Muzani.
Yang mengejutkan, kehadiran Muzani itu diteriaki kalimat merdeka. “Merdeka, merdeka!” ucap anggota secara bergantian. Muzani pun dengan senang hati, terlihat menyalami jajaran anggota Parlemen. Tampak Waketum Partai Gerindra Budi Djowandono hingga Habiburokhman menyalami Muzani.
Susunan pimpinan MPR RI 2024-2029 adalah Ahmad Muzani (Ketua, Gerindra), Bambang Wuryanto (Wakil, PDIP), Kahar Muzakir (Wakil, Golkar), Lestari Moerdijat (Wakil, NasDem), Rusdi Kirana (Wakil, PKB), Hidayat Nur Wahid (Wakil, PKS), Eddy Soeparno (Wakil, PAN), Edhie Baskoro Yudhoyono (Wakil, Demokrat), Abcandra Akbar Supratman (Wakil, DPD).
Dalam sambutannya Muzani meminta, semua elemen masyarakat menyukseskan pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan tegas Sekjen Gerindra itu, merupakan awal pidatonya setelah resmi dilantik menjadi Ketua MPR 2024-2029.
“Setelah ini, kita akan segera melakukan tugas konstitusional kita yang penting. Yakni melantik presiden dan wakil presiden hasil pemilihan umum 2024, 20 Oktober hari Minggu yang akan berlangsung,” kata Muzani.
Muzani mengingatkan, pentingnya kerja sama seluruh anggota dewan hingga fraksi-fraksi di Parlemen. Acara kenegaraan tersebut harus sukses dan berjalan hikmat di hadapan masyarakat Indonesia.
“Mohon kerja sama yang baik antarseluruh pihak, MPR, partai politik dan seluruh fraksi. Menyukseskan pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden hasil pemilihan umum 2024 yang akan datang,” ucapnya.
Kemudian, Muzani menilai, pernyelenggaraan Pemilu 2024 kemarin sudah berjalan sangat demokratis. Pemilu 2024 sudah berjalan baik sesuai asas Pancasila.
“Demokrasi yang kita lakukan di Indonesia, demokrasi Pancasila, yaitu demokrasi yang penuh kebangsaan, merawat keberagaman dan membangun persatuan. Dalam keberagaman dan perbedaan, serta mewujudkan rumah besar bangsa Indonesia, rumah besar Pancasila,” ujarnya. (rri)

