Manajer Tim Bulutangkis muda Indonesia Rionny Mainaky mengingatkan, para pemainnya tidak larut dengan gelar juara beregu Piala Suhadinata 2024. Sebab, masih ada tugas berikutnya di nomor perorangan 7-13 Oktober di Nanchang International Sports Center, Tiongkok.
Di nomor beregu, Indonesia sukses mengalagkan rivalnya Tiongkok di babak final dan sukses meraih Piala Suhandinata 2024. Gelar ini berhasil diraih kembali setelah tahun lalu kalah dari Tiongkok.
“Jangan terlalu terlena dengan hasil ini. Masih ada perorangan jadi semua sektor harus menunjukkan lagi semangat dan perjuangannya. Yakin mereka bisa,” ujar Rionny dalam keterangan resminya, Minggu (06/10).
Kunci sukses di nomor beregu harus dipertahankan saat tampil di nomor perorangan. Rionny menilai kekompakan tim menjadi pilar penting kembalinya Piala Suhandinata ke tanah air.
“Kekompakan mereka bagus sekali, sangat penting dalam tim. Mereka juga displin dan mau berjuang habis-habisan,” katanya
Mantan legenda bulutangkis Indonesia itu mengaku bangga dengan keberhasilan para atletnya di nomor perorangan. Baginya mengalahkan Tiongkok adalah hal yang istimewa.
Gelar yang diraih harus melalui perjuangan yang tidak mudah. Apalagi, tampil di hadapan pendukung tuan rumah. “Saya bangga sekali dengan perjuangan anak-anak. Mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ucapnya.
Pebulutangkis unggulan Indonesia dijadwalkan akan bertarung, Senin (07/10). Mereka antara lain Pasangan Andhika Wirapati/ Laudya Griselda akan menantang wakil Slovenia Nikita Peshekhonov/Tinkara Alic.
Kemudian, tunggal putra Bismo Raya Oktora menghadapi wakil Portugal Tiago Berenguer. Lalu, ganda putra Dexter Farrel/Wahyu Agung akan menantang wakil Selandia Baru Jaden Mingoa/Jay Xuan Tan. (rri)

