Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Akses Terbuka Usai Pagar Laut Dibongkar

Akses Terbuka Usai Pagar Laut Dibongkar

PEMERINTAHAN redaksi20/01/2025 - 14:00 WIB

Nelayan di pesisir Tangerang, Banten kembali bisa melaut usai pemagaran laut sepanjang 30 km dibongkar. Pembongkaran secara bertahap itu dilakukan oleh 600 personel TNI AL bersama warga Tangerang.

Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto memimpin langsung pembongkaran. Ini sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar membuka kembali akses nelayan melaut.

“Tindakan ini untuk memastikan nelayan bisa kembali melaut tanpa hambatan. Kami hadir di sini atas perintah Presiden RI melalui Kepala Staf Angkatan Laut,” ujar Lantamal III Jakarta, Brigjen Harry, Sabtu (18/01).

Proses pembongkaran menggunakan puluhan kapal TNI AL dan nelayan dengan metode menarik pagar bambu hingga roboh. Target harian pembongkaran mencapai 2 km dengan melibatkan berbagai personel, termasuk Lantamal dan Kopaska.

Direktur Jenderal PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono menyatakan tindakan ini mendukung hak nelayan untuk melaut secara legal. Pasalnya, pagar laut tersebut telah menyebabkan kerugian ekonomi nelayan mencapai Rp9 miliar, menurut hitungan sementara.

Ombudsman RI turut menyelidiki dugaan maladministrasi terkait pembangunan pagar tanpa izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kita perlu mengetahui kedalaman patok yang sudah tertanam dan sudah berapa lama,” ucap Brigjen Harry.

DKP Banten, Eli Susiyanti menjelaskan, pagar sepanjang 30,16 km melintasi enam kecamatan dengan struktur bambu dan pemberat pasir. Pembongkaran ini menjadi perhatian karena dampaknya yang signifikan terhadap ekosistem dan aktivitas nelayan.

Sebelumnya, Jaringan Rakyat Pantura (JRP) mengklaim pagar itu dibangun masyarakat untuk mencegah abrasi di pesisir Tangerang. “Pagar ini merupakan hasil swadaya masyarakat yang berpatungan untuk membangun perlindungan laut,” kata Koordinator JRP, Sandi Martapraja.

Meski demikian, KLH sedang mengkaji dampak pagar laut terhadap lingkungan dan menyiapkan sanksi administratif maupun pidana. Pembongkaran diharapkan tidak hanya membuka akses melaut tetapi juga mengembalikan kondisi ekosistem laut.

Brigjen Harry optimis koordinasi dengan stakeholder dapat mempercepat pembongkaran dan menuntaskan polemik ini. “Harapan saya, stakeholder lain nanti akan bergabung dengan kita di hari-hari berikutnya,” ujarnya.

Polemik ini mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya laut yang seimbang antara kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Upaya bersama semua pihak diharapkan mampu menyelesaikan konflik tanpa mencederai hukum dan ekosistem. (rri)

pagar laut
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.