Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Infrastruktur Rusak, Desak Ketegasan Negara

Infrastruktur Rusak, Desak Ketegasan Negara

KOMUNITAS redaksi03/07/2025 - 13:00 WIB

Masih maraknya praktik truk Over Dimension dan Overload (ODOL) menjadi ancaman serius terhadap keberlanjutan infrastruktur jalan di Indonesia. Sejak dicanangkannya kebijakan Zero ODOL beberapa tahun silam, publik menaruh harapan besar pada penegakan aturan yang lebih tegas.

Namun, hingga kini, implementasinya masih jauh dari harapan. Banyak truk ODOL masih bebas melintasi jalur-jalur utama tanpa sanksi berarti, seolah-olah negara menutup mata terhadap pelanggaran yang merugikan kepentingan umum.

Pakar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Rossanto Dwi Handoyo PhD, menegaskan bahwa persoalan ODOL bukan hanya teknis, tetapi telah berdampak langsung pada ekonomi nasional dan keselamatan masyarakat.

“Kerusakan jalan akibat truk ODOL telah menelan biaya negara hingga Rp43 triliun per tahun. Ini bukan angka kecil, dan sayangnya justru terus membesar karena lemahnya penegakan aturan,” jelasnya.

Tak hanya infrastruktur, ODOL juga menyimpan risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan. Banyak kecelakaan lalu lintas fatal melibatkan truk kelebihan muatan karena sistem pengereman dan manuver kendaraan terganggu. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan publik seharusnya menjadi prioritas utama dalam kebijakan transportasi.

“Kita bicara soal nyawa. Truk ODOL bukan cuma masalah logistik, tapi soal keselamatan publik. Padahal, aturan sudah jelas tertuang dalam UU No. 22 Tahun 2009. Sayangnya, praktik di lapangan seperti jembatan timbang yang tak berfungsi maksimal, lemahnya pengawasan, dan pungutan liar membuat aturan menjadi tumpul,” tegas Prof Rossanto

Pakar Ekonomi itu mendorong pemerintah agar tidak berhenti pada retorika kebijakan. Perlu dibentuk satuan tugas khusus lintas kementerian yang benar-benar mengawasi dan menindak tegas pelanggaran ODOL. Ia juga mendorong pelibatan publik sebagai pengawas tambahan. “Masyarakat bisa dilibatkan melalui platform pelaporan online atau whistleblower berbasis teknologi. Itu akan menambah tekanan terhadap aparat untuk bertindak tegas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya evaluasi ulang terhadap retribusi uji KIR dan tarif logistik. Setiap biaya yang dikenakan harus mencerminkan beban kerusakan yang ditimbulkan. “Kebijakan Zero ODOL seharusnya menjadi bukti keberpihakan negara pada masyarakat luas, bukan hanya kepentingan segelintir pelaku usaha,” tutup Prof Rossanto.(ita)

Infrastruktur Rusak ODOL
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.