Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Kolaborasi Lintas Generasi, Kunci Konservasi Alam Jatim

Kolaborasi Lintas Generasi, Kunci Konservasi Alam Jatim

KOMUNITAS redaksi11/08/2025 - 11:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi menjadi kunci keberhasilan upaya konservasi alam di Jawa Timur. Menurutnya, keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, dari generasi senior hingga generasi muda, akan memperkuat gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional 2025, yang mengusung tema “Membangun Sinergi antar Generasi untuk Masa Depan Konservasi”.

Merujuk tema tersebut, Khofifah mengatakan setiap generasi memiliki potensi unik yang dapat saling melengkapi dalam menjaga kelestarian alam. Untuk itu, perlu mengikutsertakan berbagai kelompok usia serta memanfaatkan potensi unik dari setiap generasi yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama khususnya di bidang konservasi.

“Kita semua meyakini bahwa pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi lintas generasi sejatinya akan memperkuat gerakan konservasi secara berkelanjutan dan menciptakan dampak yang lebih luas di berbagai ekosistem,” ujarnya, Minggu (10/08).

“Kolaborasi antara generasi diharapkan bisa menjadi momentum membangun kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan masa depan,” tambahnya.

Selain kolaborasi lintas generasi, lanjut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas kehutanan Provinsi Jawa Timur juga beberapa kali telah menggelar agenda Pemulihan Ekosistem berupa Festival Mangrove.

Yang mana dalam kegiatan tersebut selain melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat dan generasi muda, juga melakukan pelepasliaran satwa liar berupa burung air ke habitatnya.

Upaya ini selain dapat melestarikan keanekaragaman hayati dan menambah populasi satwa di ekosistem Mangrove, juga mengedukasi secara kolektif khususnya generasi muda akan pentingnya upaya mempertahankan keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Selain itu, kata Khofifah, Jawa Timur juga terdapat beberapa kawasan konservasi alam yang penting, termasuk taman nasional, cagar alam, dan kebun raya. Mulai dari taman nasional Bromo Tengger Semeru, Alas Purwo, Baluran hingga Gunung Ijen. Ada juga cagar alam seperti Curah Alam Manis Sempolan dan Pulau Sempu atau Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Menurutnya, tanggung jawab konservasi alam di Jawa Timur tidak hanya di pundak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim yang bertugas mengelola dan melindungi sumber daya alam hayati di Jatim.

Khofifah menyebut, peran serta semua kalangan baik dari pemerintah hingga masyarakat memiliki peran strategis bagi keberlanjutan konservasi alam dan pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

“Setiap individu, tanpa memandang usia, semua berkontribusi. Generasi senior punya pengalaman dan pengetahuan dalam menjaga konservasi, memberikan contoh aksi nyata dan edukasi kepada generasi muda,” tegasnya.

“Generasi muda berperan sebagai motor penggerak konservasi, penuh dengan energi dan semangat menjadi agen perubahan dalam menghadapi tantangan lingkungan yang terus berkembang,” terangnya menambahkan.

Orang nomor satu di Jatim ini meyakini, keterlibatan dan kolaborasi seluruh generasi menjadi bentuk nyata komitmen bersama untuk melindungi alam Indonesia. Dengan melindungi alam Indonesia, sama saja menjaga keseimbangan bumi.

“Mari bersama kita gaungkan isu konservasi di ruang publik, kita jaga bersama kelestarian alam yang kelak menjadi warisan berharga generasi mendatang,” sambungnya.

“Tentu dari setiap tindakan positif sekecil apapun bagi lingkungan akan memberikan dampak positif yang besar. Bersama bergandengan tangan antar lintas generasi, kita bisa jaga konservasi alam yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ita)

Khofifah Indar Parawansa
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.