Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gubernur Khofifah Lepas 55 Transmigran Jatim ke Tiga Provinsi, Dorong Transformasi Transmigrasi Berbasis 5T

Gubernur Khofifah Lepas 55 Transmigran Jatim ke Tiga Provinsi, Dorong Transformasi Transmigrasi Berbasis 5T

PERISTIWA Tiara AS17/12/2025 - 12:06 WIB
Gubernur Khofifah menerima penghargaan FSC Asia Pacific atas konsistensi Jawa Timur dalam pengelolaan hutan rakyat berstandar internasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas keberangkatan 55 transmigran asal Jawa Timur menuju tiga provinsi tujuan transmigrasi, Selasa (16/12/2025). Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan nasional melalui transformasi kebijakan transmigrasi berbasis pendekatan 5T.

Sebanyak 55 transmigran tersebut diberangkatkan menuju tiga lokasi penempatan, yakni SP Taramanu Tua Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, SP Lagading Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan, serta SP 3 Waleh Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.

Prosesi pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur dan dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa program transmigrasi saat ini telah mengalami transformasi signifikan seiring kebijakan nasional yang digagas Menteri Transmigrasi Republik Indonesia melalui pendekatan 5T, yakni Trans Tuntas, Translok (Transmigrasi Lokal), Trans Karya Nusantara, Trans Patriot, dan Trans Gotong Royong.

Menurut Khofifah, pendekatan 5T menjadikan transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan sebagai instrumen strategis pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi, serta integrasi sosial secara berkelanjutan.

“Transformasi transmigrasi berbasis 5T ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Transmigrasi tidak hanya soal perpindahan penduduk, tetapi tentang pembangunan manusia, ekonomi, dan sosial yang berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan bahwa Translok berperan dalam memberdayakan masyarakat lokal sebagai tuan rumah pembangunan kawasan transmigrasi. Sementara Trans Karya Nusantara difokuskan pada penciptaan lapangan kerja bagi para pendatang di wilayah penempatan.

Adapun Trans Patriot diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia unggul melalui program pendidikan dan beasiswa di kawasan transmigrasi, sekaligus menyiapkan tenaga pendamping. Sedangkan Trans Gotong Royong menitikberatkan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta sektor swasta dalam pengembangan kawasan transmigrasi.

“Kelima pendekatan ini saling melengkapi dan memperkuat. Transmigrasi hingga hari ini tetap relevan sebagai salah satu strategi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan nasional,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, dari perspektif daerah asal, program transmigrasi juga berkontribusi dalam mengurangi tekanan demografis di Pulau Jawa, sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tujuan.

Pada tahun 2025, Jawa Timur memperoleh alokasi 16 kepala keluarga dalam skema Trans Karya Nusantara. Secara keseluruhan, komposisi penempatan transmigrasi didominasi Translok atau TPS sebanyak 795 kepala keluarga, sementara skema TKN atau TPA sebanyak 95 kepala keluarga.

“Keberangkatan saudara-saudara hari ini adalah langkah berani untuk menjemput masa depan di tanah baru. Lahan yang menanti bukan hanya ruang fisik, tetapi lembaran baru kehidupan yang akan dibangun dengan kerja keras dan ketekunan,” tuturnya.

Gubernur Khofifah juga berharap para transmigran Jawa Timur mampu menjadi agen perubahan dan motor penggerak pembangunan di daerah penempatan. Ia berpesan agar nilai-nilai kerja keras, keuletan, solidaritas, dan kebersamaan khas Jawa Timur tetap dijaga dan diterapkan.

Selain itu, Khofifah secara khusus mendoakan anak-anak transmigran agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan tetap semangat mengenyam pendidikan. Ia menegaskan bahwa perpindahan wilayah tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.

“Jangan pernah ragu untuk bermimpi. Dari kawasan transmigrasi pun, siapa saja bisa sukses,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto menyampaikan bahwa transmigrasi masih menjadi program strategis nasional dengan tingkat animo masyarakat yang sangat tinggi. Setiap tahun, jumlah pendaftar selalu melampaui kuota yang tersedia.

Ia menjelaskan bahwa Trans Karya Nusantara merupakan pola penciptaan lapangan kerja bagi transmigran pendatang, yang pada tahun ini diikuti 16 kepala keluarga atau 55 jiwa dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Selain itu, transformasi transmigrasi juga mencakup program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad). Jawa Timur mengikutkan tiga kepala keluarga transmigran untuk mengikuti pelatihan Komcad di Bandung selama dua bulan.

“Program Komcad ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh untuk tugas tanggap darurat dan penguatan pertahanan, dengan jenjang kepangkatan disesuaikan tingkat pendidikan,” jelas Sigit.

Salah satu transmigran asal Kabupaten Bojonegoro, Suhartini (44), mengaku mengikuti program transmigrasi untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarganya. Ia menyebut para transmigran mendapatkan fasilitas rumah, lahan satu hektare, peralatan dan bibit pertanian, serta jaminan hidup selama satu tahun.

“Prosesnya mudah dan tanpa biaya. Kami berharap bisa sukses dan membangun kehidupan yang lebih baik di daerah tujuan,” pungkasnya. (tas)

Khofifah Indar Parawansa pemerataan pembangunan Trans Karya Nusantara transformasi transmigrasi 5T transmigran Jatim 2025 transmigrasi Jawa Timur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.