Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Temu Karya Nasional (TKN) Relawan PMI Tahun 2026. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah survei lokasi guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan berskala nasional tersebut.
Survei lokasi dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, Imam Utomo, dan dilaksanakan di Kabupaten Gresik, tepatnya di kawasan sisi timur Stadion Petrokimia. Area tersebut dinilai memiliki lahan yang cukup luas dan representatif untuk menampung berbagai kebutuhan kegiatan TKN, termasuk area perkemahan dan aktivitas kontingen relawan.
Kawasan Stadion Petrokimia dinilai strategis karena memiliki dua lapangan di sisi timur, serta area tambahan di bagian belakang dan sisi barat stadion yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, akses jalan, ketersediaan listrik, dan sumber air dinilai memadai untuk menunjang kegiatan yang akan melibatkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
PMI Pusat sebelumnya telah menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah TKN Relawan PMI 2026. Kegiatan nasional ini direncanakan berlangsung pada Juli 2026 dan akan diikuti perwakilan relawan PMI dari 34 provinsi. TKN terakhir diketahui digelar di Purwakarta dan menjadi forum strategis konsolidasi relawan PMI tingkat nasional.
Dalam survei tersebut, Imam Utomo didampingi jajaran pengurus PMI Jawa Timur, di antaranya Wakil Ketua Eddy Indrayana, Sekretaris Nurwiyatno, Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto, para ketua bidang, serta Ketua PMI Kabupaten Gresik Achmad Nadiir. Rombongan meninjau langsung dua lapangan di sisi timur stadion utama dan mengelilingi kawasan stadion untuk menilai potensi pemanfaatan area.
Lokasi kegiatan TKN direncanakan berada di sisi timur Stadion Petrokimia dan kawasan GOR Tridarma. Sementara itu, Stadion Utama Petrokimia dipertimbangkan untuk digunakan sebagai lokasi upacara pembukaan karena jaraknya yang berdekatan dengan area utama kegiatan. Pertimbangan teknis lain meliputi kebutuhan luas lahan untuk pendirian tenda kontingen, yang rata-rata membutuhkan area minimal 20 x 25 meter, bahkan lebih luas bagi kontingen tertentu yang menampilkan kesenian daerah.
Kepala Markas PMI Jawa Timur Dwi Suyanto menyampaikan bahwa penunjukan Jawa Timur sebagai tuan rumah TKN merupakan bentuk kepercayaan besar dari PMI Pusat. Jawa Timur dinilai memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar, baik di tingkat provinsi maupun nasional, termasuk Jumbara PMI dan peringatan Hari Relawan PMI.
Meski kawasan Gresik dinilai layak, PMI Jawa Timur menegaskan bahwa lokasi tersebut belum ditetapkan secara final. Tim perencana masih akan melakukan survei ke sejumlah lokasi alternatif lain, seperti kawasan Bumi Marinir Grati di Pasuruan dan wilayah Malang. Seluruh hasil survei akan dievaluasi sebelum penetapan lokasi akhir TKN Relawan PMI 2026.
PMI Jawa Timur menargetkan seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang agar pelaksanaan TKN 2026 berjalan lancar dan menjadi ajang konsolidasi relawan PMI yang berdampak positif bagi penguatan kapasitas kemanusiaan di tingkat nasional. (tas)

