Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Dispendik Surabaya Dorong Inovasi Lingkungan Pelajar, Limbah Kulit Bawang Diolah Jadi Produk Ekonomis

Dispendik Surabaya Dorong Inovasi Lingkungan Pelajar, Limbah Kulit Bawang Diolah Jadi Produk Ekonomis

PERISTIWA Tiara AS20/01/2026 - 08:36 WIB
Inovasi siswa SMP Surabaya mengubah 3 ton limbah kulit bawang putih menjadi produk ramah lingkungan mendapat dukungan Dispendik dan BRIDA.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong tumbuhnya inovasi ramah lingkungan di kalangan pelajar. Salah satu contoh nyata datang dari Raihan Jouzu Syamsudin, siswa SMP Negeri 57 Surabaya, yang berhasil mengolah limbah kulit bawang putih menjadi produk bernilai ekonomi.

Inovasi tersebut telah dijalankan sejak Februari 2024 dan bermula dari partisipasi Raihan dalam ajang Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup tingkat SMP yang diselenggarakan DLH Kota Surabaya. Berkat inovasinya, Raihan berhasil meraih predikat Pangeran II Lingkungan Hidup Kota Surabaya 2024.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menilai capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan karakter kreatif dan solutif di lingkungan sekolah.

“Kami ingin anak-anak terbiasa berpikir kritis dan solutif sejak dini. Inovasi Raihan menunjukkan bahwa pelajar Surabaya mampu berkontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya.

Febrina menambahkan, Dispendik secara konsisten membuka ruang pengembangan bakat melalui lomba karya ilmiah, penelitian, serta kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya agar inovasi pelajar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengolahan limbah organik selama ini kerap berhenti pada kompos. Namun, Raihan mampu melihat peluang lanjutan dengan mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan potensi wirausaha.

Raihan mengungkapkan bahwa inovasinya berawal dari ketertarikan mengolah limbah kulit bawang putih yang melimpah dan sering terbuang. Hingga kini, ia telah mengumpulkan sekitar 3,12 ton kulit bawang putih dari berbagai sumber.

Produk pertama yang dikembangkan adalah tinta spidol ramah lingkungan berbahan dasar black carbon hasil pembakaran tertutup kulit bawang putih. Proses tersebut meliputi pengeringan, penghalusan, pembakaran tertutup, penyaringan, hingga pencampuran larutan tertentu.

Selain itu, kulit bawang putih yang lembap dimanfaatkan untuk pembuatan eco enzyme, yang kemudian dikembangkan menjadi sabun cair ramah lingkungan tanpa bahan pembusa berlebihan yang berpotensi mencemari perairan.

Pengembangan inovasi tersebut tidak lepas dari dukungan guru pembina, fasilitas laboratorium IPA sekolah, mitra kerja sama, kampung binaan, serta dukungan orang tua dalam pengumpulan bahan, produksi, hingga pemasaran.

Produk-produk Raihan telah dipasarkan melalui pameran dan kegiatan lingkungan bersama Tunas Hijau Indonesia, serta dijual kepada masyarakat sekitar dan melalui toko daring. Respons masyarakat dinilai positif, terutama terhadap eco enzyme dan sabun cair.

Hasil penjualan dimanfaatkan kembali untuk pengembangan proyek, mulai dari pembelian bahan baku, peralatan, hingga promosi. Selain itu, Raihan juga memperoleh tambahan uang saku dari usahanya.

Dispendik Surabaya berharap inovasi Raihan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk peduli lingkungan sekaligus mengembangkan potensi diri. Ke depan, pendampingan riset dan inovasi akan terus diperkuat agar lahir lebih banyak inovator muda dari Surabaya. (tas)

BRIDA Surabaya dispendik surabaya ekonomi sirkular inovasi lingkungan pelajar limbah kulit bawang siswa SMP
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.