Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»HP Dibatasi di Sekolah, Interaksi dan Disiplin Siswa Surabaya Meningkat

HP Dibatasi di Sekolah, Interaksi dan Disiplin Siswa Surabaya Meningkat

PERISTIWA Tiara AS30/01/2026 - 15:47 WIB
Pembatasan HP di sekolah Surabaya selama dua bulan berdampak positif. Interaksi siswa meningkat, perundungan menurun, dan fokus belajar membaik.

Kebijakan pembatasan penggunaan handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya mulai menunjukkan hasil nyata. Setelah berjalan selama dua bulan, kebijakan tersebut dinilai berhasil meningkatkan interaksi sosial siswa serta memperkuat disiplin dan karakter anak.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pembatasan gawai merupakan langkah preventif untuk melindungi anak dari dampak negatif konten digital dan media sosial, sekaligus mengembalikan fungsi sekolah sebagai ruang pembentukan karakter.

Dengan berkurangnya penggunaan ponsel di kelas, proses pembelajaran menjadi lebih hidup. Guru dan murid terlibat interaksi yang lebih intens, sementara hubungan antarsiswa juga semakin erat.

“Anak-anak yang sebelumnya menyendiri karena bermain HP sekarang sudah mulai berinteraksi. Kasus perundungan juga berkurang,” ungkap Eri.

Ia menekankan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membangun jiwa sosial, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab peserta didik.

Selain itu, pembatasan gawai membuat siswa lebih fokus dalam mengikuti pelajaran dan merasa lebih aman dari paparan konten yang tidak sesuai usia. Dampak tersebut, menurut Eri, menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan ramah anak.

Kebijakan ini diterapkan secara menyeluruh, termasuk kepada guru. Pemkot Surabaya juga aktif melibatkan orang tua melalui pertemuan rutin dan sosialisasi agar pembatasan penggunaan gawai berlanjut di rumah.

Wali Kota Eri mengingatkan bahwa pengawasan orang tua memegang peranan krusial, mengingat literasi digital anak kerap lebih tinggi dibanding orang tua. Karena itu, sinergi antara sekolah, pemerintah, dan keluarga menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini.

“Pembatasan HP ini bukan melarang, tetapi mengarahkan agar anak-anak bijak menggunakan teknologi,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya berharap kebijakan ini dapat terus memperkuat karakter, meningkatkan interaksi sosial yang sehat, serta mendukung visi Surabaya sebagai Kota Ramah Anak dan kota yang menyiapkan generasi pemimpin masa depan. (tas)

HP dibatasi di sekolah interaksi siswa kebijakan gawai Kota Ramah Anak pendidikan anak Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.