Kiprah alumni Universitas Airlangga di berbagai sektor terus menunjukkan dampak nyata, termasuk di bidang lingkungan dan teknologi digital. Salah satunya ditunjukkan oleh Hario Laskito Ardi, S.Kom., M.Kom., alumni Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR yang kini memimpin PT Manggala Teknologi Nusantara sebagai Direktur Utama.
Sejak masa kuliah, Hario telah aktif menjajal berbagai peluang usaha. Ia pernah mengembangkan bisnis tour and travel Surabaya–Bali hingga mencoba membangun aplikasi berbasis lingkungan. Meski sejumlah usahanya sempat gagal dan mengalami kebangkrutan, pengalaman tersebut justru menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya.
Salah satu inisiatif yang bertahan dan terus berkembang adalah Lindungi Hutan, platform digital yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam pelestarian hutan melalui penggalangan dana berbasis teknologi.
“Masyarakat bisa ikut menjaga hutan dengan cara apa pun. Kami memastikan setiap tanaman yang ditanam dapat dipantau secara transparan melalui aplikasi,” ungkap Hario.
Setelah mengembangkan Lindungi Hutan selama tiga tahun, Hario kembali membangun bisnis di bawah PT Manggala Teknologi Nusantara yang berfokus pada penyediaan jasa solusi digital. Selain itu, ia juga meluncurkan Tiket Pendakian, sebuah startup yang membantu pengelolaan pendakian gunung secara lebih tertata dan aman.
Menurut Hario, digitalisasi bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan. “Kami ingin memberdayakan masyarakat, membuka lapangan kerja, sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani mencoba dan tidak takut gagal. Baginya, kegagalan merupakan proses penting dalam membangun mental dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun kewirausahaan.
Kiprah Hario menjadi cerminan peran UNAIR dalam mencetak alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi tantangan lingkungan dan sosial di era digital. (tas)
