Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban resmi menutup kegiatan Duta Literasi Pelajar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat se-Kabupaten Tuban. Sebanyak 125 pelajar dari berbagai sekolah kini menyandang predikat sebagai Duta Literasi, setelah mengikuti rangkaian pembinaan intensif yang digelar selama dua hari.
Prosesi penyematan tanda Duta Literasi berlangsung di Kampus Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PWI Tuban dalam memperkuat budaya literasi, jurnalistik, dan penyebaran informasi positif di lingkungan pelajar.
Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, menyampaikan bahwa keberhasilan program Duta Literasi Pelajar SMP tahun 2026 menjadi pemantik bagi PWI untuk terus konsisten menjalankan pendidikan literasi secara berkelanjutan. Apalagi, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban memberikan ruang dan dukungan terhadap program tersebut.
“Kesempatan ini tentu akan kami laksanakan secara berkelanjutan. Literasi harus terus ditanamkan sejak dini agar pelajar mampu memilah dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” ujar Suwandi.
Wartawan Harian Bangsa itu juga berharap para Duta Literasi yang telah dicetak dapat berperan aktif sebagai penyampai informasi positif di sekolah masing-masing. Menurutnya, pelajar memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan berbagai kegiatan sekolah.
“Setelah kegiatan ini, harapannya setiap ada agenda atau event sekolah, adik-adik inilah yang bertugas menyampaikan informasinya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Tuban, Nanang Syafi’i, mengapresiasi langkah PWI Tuban yang telah berkontribusi langsung dalam penguatan kapasitas literasi pelajar.
“Kami dari MKKS mengucapkan terima kasih kepada PWI Kabupaten Tuban yang telah andil dalam mempersiapkan siswa-siswi kami melalui kegiatan Duta Literasi ini,” kata Nanang dalam sambutannya.
Nanang menyebutkan, sebanyak 52 lembaga pendidikan SMP Negeri di Kabupaten Tuban turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme sekolah, lanjutnya, menjadi indikator bahwa program literasi semacam ini sangat dibutuhkan dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Harapannya kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan dengan perencanaan yang lebih matang,” imbuhnya.
Dalam laporan kegiatan, Ketua Pelaksana Duta Literasi Pelajar, Achmad Choirul Hanafi, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (3–4 Februari 2026) di Kampus Unirow Tuban. Selama kegiatan, peserta mendapatkan beragam materi pendukung literasi dan pengembangan karakter.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan jurnalistik dan PWI, literasi keuangan dari Bank Jatim, pembinaan kedisiplinan, pentas seni, hingga literasi keselamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
“Harapannya, para peserta ini dapat menjadi ujung tombak literasi di sekolahnya masing-masing dan mampu menularkan pengetahuan yang telah diperoleh,” pungkas Hanafi.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, PWI Tuban menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mencetak generasi pelajar yang melek literasi, kritis, serta mampu menjadi agen informasi positif di lingkungan pendidikan. (tas)
