Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Antisipasi Ancaman Virus Nipah, Pemkot Surabaya Aktif Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Antisipasi Ancaman Virus Nipah, Pemkot Surabaya Aktif Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

PERISTIWA Tiara AS05/02/2026 - 08:28 WIB
Pemkot Surabaya mengintensifkan koordinasi lintas sektor dan edukasi publik untuk mengantisipasi potensi penyebaran Virus Nipah.

Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan langkah kewaspadaan terhadap potensi ancaman Virus Nipah dengan mengoptimalkan koordinasi lintas sektor dan penguatan kesiapsiagaan layanan kesehatan. Meski belum ada kasus yang terdeteksi, Pemkot memastikan seluruh sistem berjalan dalam kondisi siaga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi penyakit menular baru.

“Kami memastikan seluruh fasilitas kesehatan melakukan pemantauan gejala secara ketat dan melaporkan setiap temuan sesuai sistem surveilans yang berlaku,” kata Nanik, Rabu (4/2/2026).

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, dengan kelelawar sebagai inang alami. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga sistem saraf, dengan risiko fatalitas yang cukup tinggi.

Penularan virus dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, kontak langsung dengan hewan terinfeksi, maupun kontak erat dengan manusia yang sakit.

Dalam rangka pencegahan, Dinkes Surabaya terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan matang, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kami juga mengingatkan warga agar tidak sembarangan mengonsumsi makanan yang kebersihannya tidak terjamin dan menghindari kontak dengan hewan liar,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes memastikan kesiapan layanan kesehatan dalam melakukan skrining, pencatatan, serta pelaporan dini apabila ditemukan gejala yang mengarah pada penyakit menular.

Pengawasan pintu masuk wilayah Surabaya, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, dilakukan melalui sinergi dengan instansi terkait, termasuk otoritas kesehatan pelabuhan dan pemerintah pusat.

Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, batuk, mual, muntah, atau gangguan pernapasan, terutama jika disertai penurunan kesadaran atau riwayat kontak berisiko.

“Hingga saat ini Surabaya masih nihil kasus Virus Nipah. Kami mengajak masyarakat tetap waspada tanpa panik dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi,” pungkas Nanik. (tas)

antisipasi Virus Nipah Dinkes Surabaya edukasi kesehatan masyarakat penyakit menular Surabaya siaga penyakit menular virus zoonosis
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.