Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah Surabaya menghadirkan beragam pilihan hampers berbasis produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya Kriya Gallery (SKG). Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh parsel Lebaran berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
Ketua Dekranasda Surabaya, Rini Indriyani, menyampaikan bahwa pemesanan hampers sudah dapat dilakukan sejak awal Ramadan. Menurutnya, fleksibilitas menjadi keunggulan utama layanan tersebut karena pelanggan dapat menyesuaikan isi hampers sesuai anggaran dan kebutuhan.
“Pemesanan sudah bisa dilakukan mulai sekarang. Kami menyediakan berbagai pilihan harga dan layanan by request. Jika memiliki anggaran tertentu, kami bisa menyesuaikan produk yang tersedia sesuai budget,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Seluruh produk yang ditawarkan di SKG merupakan hasil karya UMKM Kota Surabaya, mulai dari makanan olahan, kue kering, kerajinan tangan, busana, hingga aksesori. Tidak hanya isi hampers, kemasan yang digunakan juga berasal dari pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, setiap pembelian turut berkontribusi pada penguatan ekosistem usaha daerah.
Rini menjelaskan, SKG tidak memberlakukan batas minimal pemesanan. Masyarakat dapat memesan dalam jumlah kecil untuk kebutuhan pribadi maupun dalam jumlah besar untuk keperluan perusahaan atau instansi. Pemesanan dapat dilakukan secara langsung di galeri atau melalui media sosial resmi Dekranasda Surabaya. Layanan pengiriman juga tersedia untuk memberikan kemudahan tambahan bagi pelanggan.
Selain menawarkan variasi produk, SKG membantu proses pengemasan agar tampil menarik dan eksklusif. Pelanggan juga diperbolehkan memilih kombinasi isi hampers sesuai preferensi, sehingga parsel yang diberikan lebih personal dan berkesan.
Adapun Surabaya Kriya Gallery beroperasi setiap hari. SKG Siola buka pukul 07.30–20.00 WIB dan SKG MERR pukul 07.30–19.00 WIB. Khusus akhir pekan, kedua lokasi beroperasi hingga pukul 21.00 WIB.
Pemkot Surabaya berharap inisiatif ini dapat menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin berbagi kebahagiaan saat Lebaran, sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM lokal. Momentum Idulfitri dinilai sebagai waktu strategis untuk memperkuat solidaritas sosial dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di Kota Pahlawan. (tas)
