Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Dorong Target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Dorong Target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur

PERISTIWA Tiara AS09/03/2026 - 10:58 WIB
Gubernur Khofifah menyerahkan truk hasil normalisasi dimensi sebagai langkah percepatan program Zero ODOL 2027 dan peningkatan keselamatan transportasi di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sejumlah truk yang telah melalui proses normalisasi dimensi kepada perwakilan sopir di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Jumat (6/3/2026). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) sekaligus mendukung target nasional menuju Zero ODOL pada tahun 2027.

Program Zero ODOL sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Program ini bertujuan menertibkan kendaraan angkutan barang yang memiliki dimensi maupun muatan melebihi ketentuan agar tercipta sistem transportasi jalan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa upaya normalisasi dimensi kendaraan merupakan bagian penting dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas serta menjaga kualitas infrastruktur jalan. Menurutnya, kendaraan yang melampaui batas dimensi maupun kapasitas muatan memiliki potensi besar menimbulkan kecelakaan dan mempercepat kerusakan jalan.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah ikhtiar bersama untuk menormalisasi kendaraan ODOL. Insyaallah jika kita bergerak bersama, Jawa Timur bisa mewujudkan Zero ODOL pada tahun 2027,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan bahwa proses pengukuran kendaraan telah dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur terhadap 238 unit truk milik anggota Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT). Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 unit kendaraan dinyatakan perlu menjalani proses normalisasi dimensi sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, memfasilitasi proses normalisasi tersebut secara bertahap. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pendampingan teknis, tetapi juga bantuan pembiayaan pemotongan dimensi kendaraan bagi pemilik truk yang sekaligus berprofesi sebagai sopir dan belum memiliki kemampuan finansial untuk melakukan penyesuaian secara mandiri.

“Proses normalisasi ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk dukungan pembiayaan bagi sopir yang membutuhkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Khofifah menekankan bahwa pengendalian kendaraan ODOL tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berhubungan langsung dengan keselamatan seluruh pengguna jalan. Kendaraan dengan dimensi atau muatan berlebih dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

Kerusakan jalan akibat kendaraan ODOL, menurutnya, juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan anggaran perbaikan infrastruktur serta dapat menghambat kelancaran distribusi logistik nasional. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi efektivitas berbagai program pemerintah, termasuk Rencana Aksi Keselamatan (RAK).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi kepada Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung proses normalisasi kendaraan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada perusahaan karoseri CV Sumber Karya Abadi yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan program Zero ODOL sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha transportasi, komunitas pengemudi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas pengemudi menjadi modal penting untuk mewujudkan transportasi jalan yang tertib, aman, dan berkelanjutan di Jawa Timur,” katanya.

Di akhir kegiatan, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk terus melanjutkan proses normalisasi kendaraan yang masih masuk kategori ODOL agar target Zero ODOL pada 2027 dapat tercapai.

“Terima kasih atas komitmen semua pihak. Mari kita lanjutkan normalisasi kendaraan yang masih kategori ODOL agar Jawa Timur bisa benar-benar mencapai Zero ODOL 2027,” pungkasnya. (tas) 

Dishub Jatim Khofifah Indar Parawansa normalisasi dimensi kendaraan truk ODOL Jawa Timur Zero ODOL 2027
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.