Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Tips Memilih Kue Kering Lebaran yang Aman dan Berkualitas, Ahli Gizi UNAIR Ingatkan Perhatikan Warna hingga Kemasan

Tips Memilih Kue Kering Lebaran yang Aman dan Berkualitas, Ahli Gizi UNAIR Ingatkan Perhatikan Warna hingga Kemasan

PERISTIWA Tiara AS12/03/2026 - 11:31 WIB
Ahli gizi UNAIR membagikan tips memilih kue kering Lebaran yang aman dan berkualitas, mulai dari warna, aroma, kemasan hingga kontrol konsumsi kalori.

Kue kering telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri. Berbagai jenis kue seperti Nastar, Kastengel, dan Putri Salju hampir selalu hadir sebagai sajian khas di meja tamu. Namun di balik kelezatan tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih produk agar tetap aman dikonsumsi oleh keluarga.

Ahli gizi dari Universitas Airlangga, Mahmud Aditya Rifqi, menjelaskan bahwa konsumen perlu memahami aspek keamanan pangan saat membeli kue kering, terutama menjelang Lebaran ketika permintaan meningkat.

Menurutnya, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP). Dalam industri makanan, penggunaan bahan tambahan seperti pemanis, pengawet, dan pewarna sebenarnya diperbolehkan selama masih berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap kemungkinan penggunaan bahan tambahan ilegal yang tidak terdaftar. Produsen yang tidak bertanggung jawab terkadang menggunakan bahan tertentu untuk mempercantik tampilan atau memperpanjang masa simpan produk.

Mahmud menyarankan konsumen untuk memperhatikan tampilan fisik kue sebelum membeli. Warna kue yang terlalu mencolok atau tidak alami dapat menjadi indikator adanya penggunaan pewarna berlebihan. Selain itu, aroma juga dapat menjadi tanda kualitas produk.

“Jika kue memiliki aroma tengik saat dicicipi, kemungkinan besar lemak yang digunakan sudah mengalami oksidasi. Kondisi ini menandakan kue tidak lagi segar dan sebaiknya tidak dikonsumsi,” jelasnya.

Selain memperhatikan warna dan aroma, aspek kemasan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan produk. Konsumen dianjurkan untuk selalu memeriksa kondisi kemasan, termasuk segel penutup, tanggal kedaluwarsa, serta label izin edar.

Kemasan yang rusak, retak, atau tidak tertutup rapat berpotensi menyebabkan kontaminasi dari udara luar. Risiko ini semakin besar apabila produk dijual di tempat terbuka seperti pasar atau pinggir jalan.

Mahmud juga menekankan bahwa produk dari pelaku usaha kecil atau UMKM tetap harus memenuhi standar keamanan pangan. Wadah penyimpanan harus bersih dan tertutup rapat sejak proses produksi agar kualitas kue tetap terjaga.

Selain memperhatikan keamanan produk, masyarakat juga diingatkan untuk mengontrol jumlah konsumsi kue kering selama Lebaran. Ia menyarankan penerapan prinsip 3J, yaitu jenis, jumlah, dan jadwal konsumsi.

Kue kering sebaiknya dikonsumsi sebagai makanan selingan dengan porsi sekitar 10 hingga 20 persen dari total kebutuhan kalori harian. Hal ini penting untuk mencegah lonjakan gula darah setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh.

Mahmud menambahkan bahwa membuat kue sendiri di rumah dapat menjadi pilihan yang lebih sehat karena komposisi bahan dapat dikontrol. Namun apabila membeli produk jadi, masyarakat tetap perlu bijak dalam memilih dan mengonsumsi agar perayaan Lebaran tetap menyenangkan sekaligus menjaga kesehatan keluarga. (tas) 

ahli gizi UNAIR kue lebaran cara memilih kue kering keamanan pangan lebaran kue kering aman dikonsumsi tips memilih kue kering lebaran
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.