Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Khofifah Inisiasi Perda Masyarakat Adat, Dorong Perlindungan Suku Tengger dan Bagi Hasil Kawasan Bromo

Khofifah Inisiasi Perda Masyarakat Adat, Dorong Perlindungan Suku Tengger dan Bagi Hasil Kawasan Bromo

PERISTIWA Tiara AS27/03/2026 - 19:14 WIB
Khofifah inisiasi Perda Masyarakat Adat di Jatim, dorong perlindungan suku dan bagi hasil ekonomi kawasan Bromo bagi warga lokal.
Khofifah inisiasi Perda Masyarakat Adat di Jatim, dorong perlindungan suku dan bagi hasil ekonomi kawasan Bromo bagi warga lokal.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginisiasi pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Masyarakat Adat sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengakuan, perlindungan, dan pemberdayaan komunitas adat di wilayahnya. Inisiatif tersebut disampaikan saat menerima audiensi perwakilan Suku Tengger di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (26/3) itu dihadiri perwakilan masyarakat Tengger dari Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang. Dalam forum tersebut, Khofifah menegaskan bahwa regulasi yang tengah digagas tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Tengger, tetapi juga akan mencakup komunitas adat lain di Jawa Timur seperti Suku Samin dan Suku Osing.

Menurut Khofifah, penyusunan Perda di tingkat provinsi dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan parsial di kabupaten atau kota. Dengan satu payung hukum yang komprehensif, pemerintah daerah dapat memastikan perlindungan hak dan pengakuan masyarakat adat berjalan merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Ia juga telah menginstruksikan Biro Hukum Setdaprov Jatim bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk segera melakukan kajian mendalam terkait regulasi tersebut.

Selain aspek hukum, perhatian juga diarahkan pada kesejahteraan masyarakat adat, khususnya yang tinggal di kawasan strategis pariwisata seperti Gunung Bromo. Khofifah menilai bahwa potensi ekonomi di kawasan tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal, terutama terkait skema bagi hasil dari aktivitas pariwisata.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana mengkaji kemungkinan penguatan skema fiskal melalui regulasi yang ada, termasuk menelaah peluang dalam kerangka Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Langkah ini diharapkan dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi yang lebih adil bagi masyarakat adat di sekitar kawasan wisata.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan Bromo. Statusnya sebagai destinasi wisata kelas dunia dinilai belum sepenuhnya didukung oleh fasilitas yang memadai. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah agar pengembangan pariwisata berjalan seimbang dengan peningkatan layanan dan aksesibilitas.

Di akhir pertemuan, Khofifah menegaskan bahwa pelestarian kearifan lokal merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ia berharap keberadaan Perda Masyarakat Adat nantinya mampu menjaga keberlangsungan budaya sekaligus mendorong peran aktif komunitas adat dalam pembangunan ekonomi.

Sementara itu, sesepuh Suku Tengger, Supoyo, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat adat. Ia menilai inisiatif tersebut memberikan harapan baru bagi penguatan perlindungan hukum serta keberlanjutan kesejahteraan generasi mendatang, terutama dalam pemanfaatan dana pembangunan dari berbagai sumber pemerintah. (tas)

Gunung Bromo Khofifah Indar Parawansa Masyarakat Adat Suku Tengger
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.