Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Aturan Baru Gadget di Sekolah Jatim Resmi Berlaku, Fokuskan Siswa pada Interaksi dan Kualitas Belajar

Aturan Baru Gadget di Sekolah Jatim Resmi Berlaku, Fokuskan Siswa pada Interaksi dan Kualitas Belajar

PERISTIWA Tiara AS15/04/2026 - 09:31 WIB
Pemprov Jatim terapkan aturan penggunaan gadget di sekolah untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB demi tingkatkan fokus belajar dan interaksi siswa.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan resmi memberlakukan kebijakan pengaturan penggunaan gadget di lingkungan sekolah menengah. Kebijakan ini menyasar siswa SMA, SMK, dan SLB dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan minim gangguan digital.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pengelolaan yang tepat, khususnya di lingkungan pendidikan. Tanpa regulasi yang jelas, penggunaan gadget berisiko mengganggu konsentrasi belajar serta menurunkan kualitas interaksi sosial siswa.

Kebijakan ini mulai diterapkan sejak 13 April 2026 setelah melalui tahap uji coba di sejumlah sekolah. Dalam implementasinya, siswa tetap diperbolehkan membawa perangkat digital, namun hanya digunakan dalam konteks pembelajaran yang telah dirancang oleh guru.

Pemanfaatan gadget difokuskan pada kegiatan edukatif seperti akses materi pembelajaran, pelaksanaan evaluasi berbasis digital, serta penyelesaian tugas. Di luar kebutuhan tersebut, penggunaan gadget selama jam sekolah dibatasi secara ketat.

Khofifah juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter siswa di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia menilai interaksi langsung antar siswa dan guru perlu diperkuat untuk menjaga keseimbangan perkembangan sosial dan akademik.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa hasil uji coba menunjukkan adanya perubahan positif dalam proses pembelajaran. Siswa dinilai lebih fokus, aktif berdiskusi, dan terlibat dalam kegiatan kelas tanpa distraksi dari perangkat digital.

Beberapa sekolah bahkan menerapkan sistem penyimpanan gadget selama kegiatan belajar berlangsung. Setiap siswa diminta menempatkan ponselnya di tempat khusus yang telah disediakan sebelum pembelajaran dimulai.

Selain itu, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kebijakan ini. Pengawasan penggunaan gadget di rumah diharapkan sejalan dengan aturan yang diterapkan di sekolah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kebijakan ini akan terus dievaluasi secara berkala. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta sistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi, namun tetap mengedepankan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter siswa. (tas) 

aturan gadget sekolah Jatim Disdik Jatim kebijakan interaksi sosial siswa kebijakan pendidikan terbaru Jatim kontrol gadget pelajar pembelajaran tanpa distraksi penggunaan HP siswa
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.