Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Pemkot Surabaya Kaji Dampak WFH, Fokus Efisiensi Energi dan Perubahan Pola Transportasi ASN

Pemkot Surabaya Kaji Dampak WFH, Fokus Efisiensi Energi dan Perubahan Pola Transportasi ASN

PERISTIWA Tiara AS15/04/2026 - 09:47 WIB
Pemkot Surabaya kaji efektivitas WFH ASN, dorong penghematan energi dan peralihan ke transportasi umum serta kendaraan listrik.

Pemerintah Kota Surabaya melakukan kajian awal terhadap implementasi sistem kerja fleksibel yang mengombinasikan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih modern.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa penerapan WFH yang dimulai pada Jumat (10/4/2026) menunjukkan tren positif, baik dari sisi efektivitas kerja maupun penghematan sumber daya. Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang kemudian diadaptasi melalui Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, ASN tetap menjalankan tugas secara optimal meskipun sebagian bekerja dari rumah. Sementara itu, pejabat struktural tetap hadir di kantor dengan penyesuaian pola kerja, termasuk penggunaan ruang kerja bersama guna mengurangi konsumsi energi.

Eri Cahyadi menilai pendekatan tersebut mampu menekan penggunaan listrik dan air secara signifikan. Pemerintah kota berencana melakukan penghitungan rinci terkait efisiensi tersebut sebagai dasar evaluasi lanjutan.

Selain aspek energi, Pemkot Surabaya juga menyoroti perubahan pola transportasi ASN. Pemerintah mendorong penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik, sepeda, dan angkutan umum. Kebijakan ini diterapkan secara bertahap dan diawasi melalui sistem pelaporan dari masing-masing perangkat daerah.

Menurut Eri Cahyadi, pergeseran ini mulai terlihat dari meningkatnya partisipasi ASN dalam menggunakan transportasi publik. Selain berkontribusi pada pengurangan emisi, langkah ini juga dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi berbahan bakar fosil.

Pemkot Surabaya juga tengah mempercepat proses pengalihan kendaraan dinas menuju kendaraan listrik. Sejumlah kendaraan operasional telah memasuki tahap lelang, dan ditargetkan seluruh proses transisi dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Kepala daerah optimistis kebijakan ini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap efisiensi anggaran serta keberlanjutan lingkungan perkotaan. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan implementasi berjalan sesuai target.

Dengan kombinasi kebijakan kerja fleksibel dan penguatan prinsip ramah lingkungan, Pemkot Surabaya berupaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya produktif, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan. (tas) 

efisiensi energi kantor pemerintah Eri Cahyadi kebijakan kebijakan WFO WFH Surabaya kendaraan listrik pemerintah penghematan listrik ASN transportasi ramah lingkungan ASN WFH ASN Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.