Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Perkuat Posisi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara

Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Perkuat Posisi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara

PERISTIWA Tiara AS09/05/2026 - 10:17 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jatim di kawasan Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur di kawasan Puspa Agro Jemundo, Jumat (9/5/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti pemanfaatan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur oleh Kepala Badan Karantina Indonesia yang dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya operasional fasilitas tersebut.

Instalasi Karantina Terpadu itu menjadi bagian dari pengembangan kawasan JATIM HUB atau Nusantara Integrated Trade and Quarantine Gateway, sebuah kawasan terintegrasi yang menggabungkan layanan karantina, logistik, dan perdagangan dalam satu ekosistem terpadu.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa keberadaan Instalasi Karantina Terpadu menjadi langkah strategis untuk memperkuat efisiensi perdagangan dan logistik ekspor-impor di Jawa Timur. Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang keluar maupun masuk wilayah Jawa Timur.

“Dengan peresmian Instalasi Karantina Terpadu JATIM HUB ini, kami menyampaikan apresiasi kepada Badan Karantina Indonesia karena fasilitas ini menjadi yang pertama di Indonesia,” ujar Khofifah.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional sekaligus lumbung pangan nasional. Karena itu, pengawasan terhadap keamanan, kualitas, dan legalitas produk menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas perdagangan domestik maupun internasional.

Khofifah menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi konsep Integrated Agro-Logistics and Quarantine Gateway yang mengintegrasikan sistem logistik pangan dan prosedur karantina dalam satu layanan yang lebih cepat, efektif, dan transparan.

“Dengan adanya gerbang terintegrasi ini, proses logistik dan karantina tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dalam satu sistem yang modern dan efisien,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penguatan layanan karantina juga menjadi bagian dari strategi besar Gerbang Baru Nusantara yang menempatkan Jawa Timur sebagai pusat konektivitas dan logistik penghubung wilayah Indonesia Barat dan Timur.

Menurut Khofifah, posisi strategis Jawa Timur ditopang oleh infrastruktur yang terus berkembang, mulai dari tujuh bandara, 37 pelabuhan, hingga 12 ruas jalan tol yang mendukung mobilitas barang dan jasa.

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 13 kawasan industri, dan satu kawasan industri halal yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebut Pelabuhan Tanjung Perak saat ini melayani 24 dari total 41 rute Tol Laut nasional. Kondisi tersebut membuat sebagian besar distribusi logistik menuju kawasan Indonesia Timur berasal dari Jawa Timur.

“Hal ini semakin menegaskan posisi Jawa Timur sebagai center of gravity logistik dan perdagangan nasional sekaligus Gerbang Baru Nusantara,” tegasnya.

Khofifah juga berharap kawasan JATIM HUB dapat menjadi pintu masuk produk-produk unggulan daerah menuju pasar internasional. Produk tersebut meliputi hasil usaha koperasi, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga industri kecil menengah (IKM).

Menurutnya, keberadaan fasilitas karantina terpadu akan membantu pelaku usaha memenuhi standar ekspor yang dibutuhkan negara tujuan.

“Kita ingin produk-produk daerah, termasuk produk koperasi, UKM, dan IKM, tidak hanya beredar di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama yang selama ini dihadapi pelaku usaha adalah lambatnya distribusi barang serta tingginya biaya logistik. Oleh sebab itu, integrasi layanan logistik dan karantina dinilai penting untuk menciptakan efisiensi dan kepastian layanan.

“Di tengah persaingan perdagangan global, kecepatan layanan menjadi bagian dari daya saing,” katanya.

Fasilitas karantina terpadu tersebut mengintegrasikan proses pemeriksaan, pengasingan, tindakan karantina, hingga pengujian laboratorium dalam satu kawasan layanan. Sistemnya juga diperkuat melalui mekanisme joint inspection antara karantina dan bea cukai guna mempercepat arus barang.

Kawasan JATIM HUB dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti pergudangan, cold storage, tempat penimbunan sementara, kawasan distribusi, laboratorium, hingga pasar terpadu.

Pengembangan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Badan Karantina Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jawa Timur menugaskan PT Jatim Grha Utama sebagai badan usaha milik daerah untuk mendukung pengembangan kawasan dan penguatan ekosistem logistik terintegrasi.

Kawasan JATIM HUB dibangun di atas lahan seluas 50 hektare di Jemundo, Sidoarjo, yang berada di salah satu koridor perdagangan utama Jawa Timur.

Khofifah menyebut operasional karantina terpadu tersebut diperkirakan memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan dan pendapatan daerah. Hal itu seiring meningkatnya volume pergerakan komoditas di Jawa Timur yang rata-rata mencapai lebih dari 350 ribu frekuensi media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan setiap tahun.

Berdasarkan data yang disampaikan, potensi lalu lintas kontainer ekspor dan impor yang masuk ke instalasi karantina diperkirakan mencapai 911.360 TEUs per tahun, terdiri atas 811.728 TEUs impor dan 99.632 TEUs ekspor.

“Efisiensi logistik akan meningkatkan daya saing produk Jawa Timur di pasar global,” imbuhnya.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa keberadaan Badan Karantina Indonesia merupakan bentuk penguatan sistem perlindungan sumber daya alam hayati nasional agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan tugas Badan Karantina tidak hanya mencegah masuk dan tersebarnya hama maupun penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan karantina, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap keamanan dan mutu pangan, pakan, produk rekayasa genetik, hingga sumber daya genetik.

Karding juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menyiapkan lahan untuk mengintegrasikan seluruh proses karantina dalam satu kawasan terpadu.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah karena seluruh proses karantina dapat dilakukan dalam satu tempat sehingga lebih efektif, efisien, dan mengurangi dwelling time,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan ekspor sejumlah komoditas. Di antaranya ekspor Frozen Yellowfin Tuna seberat 19.906,46 kilogram milik Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Ishlah dan PT Citra Raja Ampat Canning dengan tujuan Amerika Serikat.

Selain itu, PT Charoen Pokphand Indonesia juga melepas ekspor pakan ternak sebanyak 20.250 kilogram ke Timor Leste.

Pelepasan komoditas domestik juga dilakukan oleh PT BISI International Tbk berupa benih timun seberat 17,88 kilogram dari Jawa Timur menuju Lombok Barat.

Pada kegiatan tersebut turut dilakukan penyerahan sertifikat karantina kepada sejumlah pengguna jasa, di antaranya PT Charoen Pokphand Indonesia, Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al-Ishlah, PT BISI International Tbk, dan PT Citra Raja Ampat Canning. (tas) 

Badan Karantina Indonesia Gerbang Baru Nusantara JATIM HUB Karantina Terpadu Jatim Khofifah Indar Parawansa logistik ekspor impor Puspa Agro Sidoarjo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.