Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT

Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT

PERISTIWA Ita Nasyi’ah05/06/2026 - 14:29 WIB
Berbagai elemen masyarakat bersama Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat sistem perlindungan anak melalui kolaborasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya Kota Layak Anak.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Berbagai upaya dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penyusunan kebijakan yang berpihak pada anak, penyediaan fasilitas publik yang ramah anak, hingga penguatan sistem perlindungan berbasis masyarakat.

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) yang selama ini diraih Kota Surabaya. Namun, Pemkot menilai bahwa keberhasilan perlindungan anak tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari kemampuan seluruh elemen untuk memberikan respons cepat ketika anak menghadapi persoalan.

Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, Isa Ansori, menilai bahwa tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Karena itu, perlindungan anak memerlukan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat di lingkungan tempat tinggal anak.

Menurut Isa, keberadaan kasus yang melibatkan anak tidak serta-merta menunjukkan kegagalan sebuah kota dalam memberikan perlindungan. Sebaliknya, yang menjadi ukuran utama adalah bagaimana sistem yang telah dibangun mampu mendeteksi, merespons, dan menyelesaikan persoalan tersebut secara cepat dan tepat.

“Perlindungan anak membutuhkan sistem yang bekerja secara menyeluruh. Ketika ada persoalan yang menimpa anak, semua unsur harus hadir dan bergerak sesuai perannya masing-masing,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Selama ini, Surabaya dinilai telah membangun berbagai sarana pendukung yang menunjang tumbuh kembang anak. Mulai dari taman bermain, ruang terbuka hijau, fasilitas publik yang aman, hingga program-program yang mendukung pemenuhan hak anak di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga terus memperkuat pendekatan berbasis komunitas. Salah satu gagasan yang didorong adalah Sistem Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga (SPARTA), yakni model kolaborasi yang melibatkan masyarakat dalam mendeteksi potensi kerentanan anak sejak dini.

Melalui pendekatan tersebut, lingkungan RT diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengenali berbagai persoalan yang berpotensi mengancam tumbuh kembang anak, termasuk persoalan sosial, pendidikan, maupun kekerasan terhadap anak.

Isa menjelaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Keluarga, sekolah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan warga sekitar juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak.

Karena itu, penguatan kolaborasi antar-pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlangsungan sistem perlindungan anak di Kota Surabaya. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung masa depannya. (ita) 

Eri Cahyadi Hak Anak Kebijakan Perlindungan Anak. kota layak anak Kota Ramah Anak LPA Jawa Timur Pemkot Surabaya perlindungan anak SPARTA Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.