Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar
  • Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier
  • Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

SENI BUDAYA Ita Nasyi’ah14/06/2026 - 14:05 WIB
Reog Purbaya Surabaya tampil memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026 dan optimistis meraih posisi lima besar.

Kontingen Reog Purbaya Surabaya sukses mencuri perhatian ribuan penonton dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026 yang digelar di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo, Sabtu (13/6/2026) malam. Penampilan yang menggabungkan pakem seni reog dengan identitas khas Kota Surabaya itu mendapat sambutan meriah dan menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan dalam ajang budaya berskala nasional tersebut.

Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan bagian dari rangkaian Grebeg Suro dan masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Kehadiran Reog Purbaya sebagai wakil Pemerintah Kota Surabaya menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada publik yang lebih luas.

Tampil sebagai peserta nomor urut 17, Reog Purbaya membawa konsep pertunjukan yang memadukan nilai-nilai tradisional reog dengan sentuhan khas Surabaya. Koreografi yang ditampilkan mengangkat kisah Klono Sewandono sebagai tokoh sentral dalam kesenian reog, dipadukan dengan berbagai unsur pakem yang selama ini menjadi ciri khas pertunjukan Reog Ponorogo.

Tidak hanya mengandalkan kekuatan visual dan atraksi para penari, kontingen Surabaya juga menyisipkan lagu khas Kota Pahlawan dalam pertunjukan mereka. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk representasi identitas daerah sekaligus memperkuat karakter penampilan di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser, yang turut mendampingi kontingen, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh tim yang telah membawa nama Surabaya dalam ajang nasional tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya daerah menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Surabaya yang terus diwujudkan melalui dukungan terhadap kelompok-kelompok seni tradisional.

Fikser menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Karena itu, pemerintah kota terus memberikan ruang bagi komunitas seni untuk berkembang dan berprestasi di tingkat nasional.

Optimisme terhadap hasil yang akan diraih juga disampaikan Pembina dan Penasehat Purbaya Surabaya, Heru Sangoko. Ia menilai kualitas penampilan yang ditunjukkan para pemain pada FNRP 2026 merupakan salah satu yang terbaik selama dirinya mendampingi kelompok seni tersebut. Dengan persiapan yang matang dan dukungan pelatih profesional, Heru berharap Reog Purbaya mampu bersaing di jajaran terbaik festival.

Menurutnya, proses persiapan dilakukan secara intensif selama sekitar dua setengah bulan. Latihan yang melibatkan para seniman profesional itu tidak hanya bertujuan menghadapi kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pertunjukan dan regenerasi pelaku seni reog di Surabaya.

Ketua Purbaya Surabaya, Budi Sutrisno, mengungkapkan rasa syukur atas penampilan maksimal yang berhasil ditunjukkan seluruh anggota tim. Ia menjelaskan bahwa persiapan menuju festival telah dilakukan selama lebih dari satu bulan dengan target mampu menembus posisi lima besar dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Dalam penampilannya, Purbaya memberangkatkan hampir 200 orang yang terdiri dari pemain inti dan suporter. Tim utama diperkuat oleh penari Jathil, Warok, Bujang Ganong, Klono Sewandono, serta unsur pendukung lain yang menjadi bagian penting dalam pertunjukan reog. Selain itu, mereka juga membawa lima dadak merak yang dihiasi logo Pemerintah Kota Surabaya sebagai simbol representasi Kota Pahlawan di panggung nasional.

Budi Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, para tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung eksistensi Purbaya. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan seni reog sekaligus meningkatkan prestasi kelompok seni asal Surabaya.

Festival Nasional Reog Ponorogo tidak hanya menjadi ajang kompetisi budaya, tetapi juga sarana memperkuat pelestarian warisan budaya Indonesia. Kehadiran Reog Purbaya Surabaya di panggung FNRP XXXI menunjukkan bahwa seni tradisional tetap memiliki daya tarik kuat dan mampu menjadi media promosi budaya daerah di tingkat nasional.

Melalui penampilan yang memukau dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Reog Purbaya diharapkan tidak hanya membawa prestasi bagi Surabaya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan seni budaya Nusantara di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. (ita)

budaya Surabaya Festival Nasional Reog Ponorogo 2026 Grebeg Suro Ponorogo KEN 2026 Reog Purbaya Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Vaganza 2026 Memukau, Parade Cahaya dan Mobil Hias Sedot Antusias Ribuan Warga

18/05/2026 - 10:32 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Surabaya Semarak Sepanjang 2025: Ratusan Event Budaya, Wisata, dan Olahraga Ramaikan Kota Pahlawan

30/12/2025 - 09:34 WIB

Nostalgia Srimulat di Balai Budaya Surabaya, Tessi dan Kadir Siap Hibur Warga

26/12/2025 - 08:49 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Comments are closed.

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.