Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kolaborasi Pemkot dan PA Surabaya Berhasil Tekan Angka Dispensasi Kawin hingga 61,63 Persen
  • Yankes Bergerak Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa di Pulau Sapudi, Temukan Gejala Kecemasan Siswa
  • Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Khofifah Ajak Warga Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Umroh di Surabaya
  • Guru Besar ITS Kembangkan Teknologi Ubah Limbah Aluminium Jadi Listrik Ramah Lingkungan Berbasis Hidrogen
  • Curhatorium, Inovasi Mahasiswa UNAIR Hadirkan Platform Kesehatan Mental untuk Generasi Muda
  • Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar
  • Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier
  • Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Yankes Bergerak Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa di Pulau Sapudi, Temukan Gejala Kecemasan Siswa

Yankes Bergerak Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa di Pulau Sapudi, Temukan Gejala Kecemasan Siswa

PERISTIWA Ita Nasyi’ah15/06/2026 - 17:01 WIB
Tim Yankes Bergerak Jatim melakukan skrining kesehatan jiwa di Pulau Sapudi dan menemukan kecenderungan gejala kecemasan pada siswa.
Tim Yankes Bergerak Jatim melakukan skrining kesehatan jiwa di Pulau Sapudi dan menemukan kecenderungan gejala kecemasan pada siswa.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperluas jangkauan layanan kesehatan mental hingga ke wilayah kepulauan melalui program Layanan Kesehatan Bergerak (Yankes Bergerak). Kali ini, tim Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Kesehatan Jiwa dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melaksanakan penyuluhan, skrining kesehatan jiwa, serta kunjungan pasien di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini gangguan kesehatan mental sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan spesialis.

Kepala Seksi Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Hartono, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan mencakup skrining kesehatan jiwa terhadap pelajar, edukasi kepada guru dan pendamping pasien, serta pemantauan kondisi pasien yang sebelumnya telah mendapatkan layanan kesehatan jiwa.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan penyuluhan dan skrining terhadap 18 siswa sekolah. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kecenderungan gejala kecemasan pada sejumlah siswa. Menurut Hartono, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan tekanan akademik karena para siswa sedang berada dalam periode ujian sekolah.

Meski demikian, hasil skrining tersebut belum mengarah pada diagnosis gangguan mental tertentu. Tim kesehatan menilai gejala yang muncul masih berada pada tahap awal sehingga diperlukan edukasi dan pendampingan agar tidak berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih serius.

Sebagai tindak lanjut, tim memberikan pemahaman kepada siswa mengenai cara mengenali dan mengelola kecemasan secara sehat. Selain itu, para guru juga diberikan edukasi agar mampu mendeteksi tanda-tanda awal gangguan psikologis pada peserta didik dan memberikan dukungan yang tepat di lingkungan sekolah.

Selain menyasar pelajar, layanan kesehatan jiwa juga dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah pasien yang pernah mendapatkan pendampingan pada program serupa tahun sebelumnya. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan kondisi pasien sekaligus memastikan keberlanjutan proses pengobatan dan rehabilitasi.

Hartono menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Sebagian besar pasien yang dikunjungi telah menunjukkan peningkatan kemandirian, mulai dari kemampuan merawat diri hingga menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Dari tiga pasien yang menjalani kunjungan, mayoritas berada dalam kondisi stabil meskipun terdapat riwayat ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan. Sementara itu, satu pasien masih menunjukkan gejala kecemasan ringan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Untuk memastikan kondisi pasien tetap terkendali, tim kesehatan merekomendasikan konsultasi lanjutan dengan psikiater di RSUD Sumenep. Evaluasi medis diperlukan untuk memantau perkembangan kondisi pasien serta mempertimbangkan penyesuaian terapi apabila gejala yang muncul mengalami peningkatan.

Dalam pelaksanaan layanan tersebut, peran caregiver atau pendamping pasien juga menjadi perhatian khusus. Tim memberikan edukasi kepada tiga caregiver mengenai pentingnya pengawasan rutin, kepatuhan menjalani pengobatan, serta dukungan psikososial yang dibutuhkan pasien selama proses pemulihan.

Program Yankes Bergerak menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, program ini juga memperkuat layanan kesehatan jiwa yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan tenaga kesehatan spesialis dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental.

Melalui kegiatan skrining, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap deteksi dini masalah kesehatan mental dapat semakin ditingkatkan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, termasuk bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan seperti Pulau Sapudi. (ita)

Dinas Kesehatan Jawa Timur kesehatan jiwa Pulau Sapudi kesehatan mental siswa skrining kesehatan mental Yankes Bergerak Jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kolaborasi Pemkot dan PA Surabaya Berhasil Tekan Angka Dispensasi Kawin hingga 61,63 Persen

15/06/2026 - 17:05 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Khofifah Ajak Warga Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Umroh di Surabaya

15/06/2026 - 16:58 WIB

Guru Besar ITS Kembangkan Teknologi Ubah Limbah Aluminium Jadi Listrik Ramah Lingkungan Berbasis Hidrogen

15/06/2026 - 16:55 WIB

Curhatorium, Inovasi Mahasiswa UNAIR Hadirkan Platform Kesehatan Mental untuk Generasi Muda

15/06/2026 - 16:52 WIB

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Comments are closed.

Kolaborasi Pemkot dan PA Surabaya Berhasil Tekan Angka Dispensasi Kawin hingga 61,63 Persen

15/06/2026 - 17:05 WIB

Yankes Bergerak Jatim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa di Pulau Sapudi, Temukan Gejala Kecemasan Siswa

15/06/2026 - 17:01 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Khofifah Ajak Warga Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Umroh di Surabaya

15/06/2026 - 16:58 WIB

Guru Besar ITS Kembangkan Teknologi Ubah Limbah Aluminium Jadi Listrik Ramah Lingkungan Berbasis Hidrogen

15/06/2026 - 16:55 WIB

Curhatorium, Inovasi Mahasiswa UNAIR Hadirkan Platform Kesehatan Mental untuk Generasi Muda

15/06/2026 - 16:52 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.