Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan
  • Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda
  • Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa
  • Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan
  • Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI
  • Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jatim, Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
  • Ditjen Pajak Sita 230 Aset Penunggak Pajak di Jatim
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa

Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa

PERISTIWA Tiara AS24/06/2026 - 14:31 WIB
Ketua Umum PP IKA UNAIR Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Dewan Pakar PP IKA UNAIR Agus Harimurti Yudhoyono saat Rakor Dewan Pakar di Kampus C UNAIR, Surabaya, Selasa (23/6).

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (PP IKA UNAIR), Khofifah Indar Parawansa, bersama Ketua Dewan Pakar PP IKA UNAIR Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pakar PP IKA UNAIR di Ruang Amerta Lantai 4 Kantor Manajemen Kampus C Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Selasa (23/6) malam.

Pertemuan tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus ruang diskusi strategis untuk memperkuat kontribusi organisasi alumni dalam pembangunan nasional melalui pendekatan berbasis keilmuan, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan jejaring profesional.

Dalam kesempatan itu, Khofifah yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa forum tersebut menghasilkan berbagai rekomendasi dan pemikiran strategis yang diharapkan mampu mendorong IKA UNAIR bergerak lebih masif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, berbagai gagasan yang lahir dari forum tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat arah organisasi sekaligus memperluas kontribusi alumni terhadap berbagai tantangan pembangunan.

“Saya rasa pertemuan pemikiran atau meeting of mind yang kita bangun malam ini akan menjadi catatan penting bagi kita semua. Termasuk berbagai pemikiran strategis dan out of the box yang disampaikan dan dapat memberikan manfaat melalui jejaring yang dimiliki, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Khofifah.

Khofifah menilai IKA UNAIR memiliki modal sosial, intelektual, dan profesional yang besar melalui jaringan alumninya yang tersebar di berbagai bidang dan sektor.

Karena itu, menurutnya, peran alumni perlu terus diperkuat agar dapat menjadi kekuatan kolektif yang mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“IKA UNAIR harus menjadi wadah yang mampu mengonsolidasikan kekuatan alumni dari berbagai disiplin ilmu dan profesi. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan berbagai solusi inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya peran Dewan Pakar sebagai mitra strategis organisasi dalam memberikan pandangan, rekomendasi, serta pemikiran konstruktif bagi pengembangan IKA UNAIR.

Menurutnya, dinamika global dan nasional yang berkembang cepat membutuhkan respons yang adaptif dan berbasis pada kapasitas keilmuan.

Oleh sebab itu, IKA UNAIR dinilai perlu terus memperkuat kapasitas kelembagaan agar mampu menghadirkan ide-ide segar, terobosan program, dan kontribusi nyata yang berbasis riset dan pengetahuan.

“Rapat dewan pakar menunjukkan semangat kolaborasi sekaligus menjadi forum penting untuk menghimpun berbagai masukan dan gagasan dari para anggota Dewan Pakar dalam memperkuat arah kebijakan dan program kerja IKA UNAIR ke depannya,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis turut dibahas, mulai dari penguatan peran alumni dalam pembangunan sumber daya manusia, pengembangan jejaring kolaborasi lintas sektor, peningkatan kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan posisi IKA UNAIR sebagai pusat pemikiran yang mampu memberikan rekomendasi terhadap berbagai isu strategis.

Melalui forum ini, pengurus dan Dewan Pakar diharapkan dapat membangun sinergi yang semakin solid sehingga organisasi alumni mampu berkembang menjadi kekuatan yang produktif, inovatif, dan memberikan manfaat luas.

“Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan pengabdian, IKA UNAIR diharapkan mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bermanfaat bagi alumni, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia,” pungkas Khofifah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar PP IKA UNAIR yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif untuk memberikan masukan bagi pengembangan organisasi dan kemajuan almamater.

AHY menilai pencapaian UNAIR saat ini menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Ia menyebut berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings, UNAIR saat ini berada di peringkat ketiga nasional dan menempati posisi 276 dunia.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil proses yang berlangsung bertahap dan menunjukkan konsistensi universitas dalam membangun reputasi akademik.

Namun demikian, AHY menekankan bahwa capaian akademik perlu diikuti dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

“Hadir bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan para anggota dewan pakar. Kami ingin terus berkontribusi untuk almamater karena gagasan para guru besar dan profesor sangat berharga sebagai bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, AHY juga menyampaikan sejumlah gagasan awal untuk memperkuat peran Dewan Pakar dalam mendukung kontribusi IKA UNAIR secara lebih konkret.

Salah satunya melalui penyelenggaraan forum dialog yang produktif dan konstruktif, sekaligus menyusun rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, kontribusi akademisi sangat penting karena pemerintah dihadapkan pada kebutuhan pengambilan keputusan yang cepat dan membutuhkan dukungan data serta hasil penelitian yang relevan.

“Pentingnya masukan dari para akademisi bagi pemerintah yang setiap hari harus mengambil keputusan. Karena itu dibutuhkan pengayaan perspektif serta penelitian yang relevan,” ujarnya.

Lebih lanjut, AHY juga menggagas perlunya forum yang lebih terbuka dan menjangkau kelompok yang lebih luas, tidak hanya dari kalangan internal alumni.

Ia mengusulkan pelibatan berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi Z yang saat ini menjadi perhatian publik melalui berbagai isu strategis agar dapat memperoleh ruang dialog yang produktif dan berkualitas.

Melalui penguatan peran Dewan Pakar dan konsolidasi jaringan alumni, IKA UNAIR diharapkan dapat terus berkembang sebagai organisasi yang mampu menghasilkan gagasan, memperkuat jejaring kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. (tas) 

agus harimurti yudhoyono alumni Dewan Pakar IKA Unair Khofifah Indar Parawansa pendidikan Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan

24/06/2026 - 14:40 WIB

Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda

24/06/2026 - 14:36 WIB

Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan

24/06/2026 - 14:27 WIB

Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI

24/06/2026 - 14:23 WIB

Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase

23/06/2026 - 17:03 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jatim, Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

23/06/2026 - 16:59 WIB

Comments are closed.

Lantik 96 Dokter Spesialis, Rektor UNAIR Tekankan Pengabdian untuk Kemanusiaan

24/06/2026 - 14:40 WIB

Soft Launching Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Digelar 5 Juli, Wali Kota Eri Siapkan Ruang Industri Kreatif dan Aktivitas Anak Muda

24/06/2026 - 14:36 WIB

Khofifah dan Menko AHY Hadiri Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR, Dorong Alumni Bergerak Masif, Inovatif, dan Berdampak bagi Bangsa

24/06/2026 - 14:31 WIB

Melalui KAJS 2026, UNAIR dan OIC Satukan Peneliti Dunia Dorong Inovasi Energi Terbarukan

24/06/2026 - 14:27 WIB

Pemkot Surabaya Ajak Sekolah Maksimalkan Libur Panjang untuk Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI

24/06/2026 - 14:23 WIB

Surabaya Gerak Cepat Tangani Genangan di Tengah Hujan Ekstrem, Pemkot Optimalkan Pompa dan Percepatan Drainase

23/06/2026 - 17:03 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.