Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Adopsi Teknologi Baru Hilirisasi

Adopsi Teknologi Baru Hilirisasi

EKONOMI BISNIS redaksi07/01/2020 - 13:00 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan bahwa hilirisasi pertambangan sudah sepatutnya dibarengi dengan adopsi perkembangan teknologi baru.

Pemanfaatan teknologi cerdas dan canggih, model bisnis baru, dan penciptaaan digitalisasi akan menambah nilai hilirisasi sehingga mencapai pertumbuhan bisnis yang luar biasa.

“Soal hilirisasi, saya ingin kita ini selalu mengadopsi perkembangan-perkembangan teknologi baru. Kita punya sumber mineral banyak, tapi teknologinya yang punya orang (negara) lain,” tegas Arifin saat mengunjungi kantor Badan Geologi Bandung, Jumat (1/3).

“Kita belajar dari mana mereka itu bisa mendapatkan teknologinya. Kita punya sumbernya, tapi kenapa kita ketinggalan sehingga kita harus membeli teknologi dari luar. Nilai itu yang harus kita perbaiki.”

Arifin mencontohkan, keberhasilan Tiongkok memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari hilirisasi membuat mereka mampu menguasai sebagian besar dunia usaha pertambangan.

“Sekarang Tiongkok yang paling unggul dalam processing nikel. Tak salah perusahaan-perusahaan besar yang selama ini mendominasi processing mineral sekarang malah ketinggalan secara cost (dari Tiongkok),” paparnya.

Kesuksesan Tiongkok, imbuh Arifin, harus dijadikan modal untuk kemajuan industri hilirasi pertambangan di Indonesia.

“Kita harus bisa ‘tersinggung’, kok orang lain bisa kenapa kita enggak. Ketersinggungan kita harus kita respon dengan usaha. Jadi saya minta pada para pimpinan unit membuat program yang mengacu pada hal tersebut,” imbaunya.

Arifin pun mendukung penuh untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif untuk melakukan adopsi teknologi demi menyukseskan program hilirisasi tersebut.

“Jika perlu peralatan kita siapakan, jika perlu pendidikan kita dukung. Yang penting program ini bisa berjalan dan kita bisa jalankan sebagainana yang kita harapkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebagai bagian dari hilirisasi pertambangan, hingga saat ini total smelter yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Khusus (IUP OPK) dari Kementerian ESDM berjumlah 17 smelter.

Kementerian ESDM sendiri memproyeksikan pada 2022 ada 52 unit smelter yang beroperasi, terdiri dari smelter nikel sebanyak 29 pabrik, 9 smelter bauksit, 4 smelter besi, 4 smelter tembaga, 2 smelter mangan, dan 4 smelter seng & timbal. (sak)

Arifin Tasrif Menteri ESDM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.