Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari
  • Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata
  • Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping
  • Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya
  • Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare
  • Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT
  • Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

PERISTIWA Ita Nasyi’ah06/06/2026 - 11:22 WIB
Panji Waluyo Jati, alumni Budidaya Perairan Universitas Airlangga, saat menjalankan aktivitas pengelolaan tambak udang di Situbondo.

Alumni Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR), Panji Waluyo Jati, menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas sektor budidaya udang nasional. Lulusan angkatan 2012 tersebut kini dipercaya mengelola sejumlah unit produksi strategis di PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan Japfa Comfeed Indonesia.

Sejak bergabung sebagai teknisi tambak pada 2017, Panji memperoleh tanggung jawab mengelola dua lokasi budidaya di Panarukan dan Jangkar, Kabupaten Situbondo, dengan total luas lahan sekitar 9 hektare. Di bawah pengelolaannya, produktivitas tambak menunjukkan capaian yang signifikan.

Produksi tertinggi yang berhasil dicapai mencapai 36 ton per hektare dengan ukuran panen terbaik berada pada kisaran size 27. Capaian tersebut menunjukkan hasil budidaya yang tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang kompetitif.

Dalam operasional budidaya, Panji menerapkan sistem intensif dengan kepadatan tebar atau carrying capacity sekitar 150 ekor per meter persegi. Melalui pendekatan tersebut, produktivitas dapat ditingkatkan tanpa mengabaikan aspek kesehatan udang dan kualitas lingkungan budidaya.

Selain fokus pada hasil produksi, Panji juga menaruh perhatian pada efisiensi operasional. Salah satu indikator yang berhasil dipertahankan adalah Food Conversion Ratio (FCR) sebesar 1,07. Angka tersebut tergolong efisien dalam budidaya udang intensif karena menunjukkan penggunaan pakan yang optimal sehingga mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan perusahaan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pengawasan rutin terhadap kualitas air serta penerapan manajemen pakan yang ketat. Menurut Panji, pengelolaan teknis yang konsisten menjadi faktor penting dalam menjaga performa produksi di setiap siklus budidaya.

Di sisi lain, perannya juga mencakup pengelolaan sumber daya manusia. Ia berkoordinasi dengan sekitar 50 pekerja, termasuk 12 tenaga inti yang terlibat langsung dalam aktivitas produksi harian. Beragamnya latar belakang pendidikan pekerja menjadi tantangan tersendiri dalam proses komunikasi dan pelaksanaan program kerja di lapangan.

Selama menjalankan 11 siklus budidaya, sebanyak tujuh siklus berhasil melampaui target produksi yang ditetapkan perusahaan. Sementara itu, empat siklus lainnya menghadapi kendala, antara lain munculnya penyakit baru dan persoalan manajemen operasional. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem biosekuriti dan meningkatkan koordinasi internal.

Panji menilai bekal pendidikan yang diperoleh selama menempuh studi di UNAIR memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya. Selain pengetahuan teknis mengenai kualitas air, nutrisi, dan pengendalian penyakit, pengalaman organisasi dan kegiatan kemahasiswaan turut membentuk kemampuan adaptasi, kepemimpinan, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan pekerjaan.

Saat ini, keterlibatannya tidak hanya terbatas pada aspek teknis budidaya, tetapi juga dalam proses perencanaan dan evaluasi produksi bersama manajemen perusahaan. Peran tersebut menjadikannya sebagai penghubung antara kebijakan perusahaan dan implementasi operasional di lapangan guna mendukung peningkatan produktivitas budidaya udang secara berkelanjutan. (ita)

Akuakultur Budidaya Perairan Japfa Comfeed Panji Waluyo Jati Produktivitas Udang PT Suri Tani Pemuka Tambak Udang Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

06/06/2026 - 12:27 WIB

Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital

06/06/2026 - 12:14 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata

06/06/2026 - 12:00 WIB

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

06/06/2026 - 11:51 WIB

Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya

06/06/2026 - 11:40 WIB

Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT

05/06/2026 - 14:29 WIB

Comments are closed.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

06/06/2026 - 12:27 WIB

Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital

06/06/2026 - 12:14 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata

06/06/2026 - 12:00 WIB

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

06/06/2026 - 11:51 WIB

Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya

06/06/2026 - 11:40 WIB

Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

06/06/2026 - 11:22 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.