Anak di Belu NTT Belajar Olah Limbah
KOMUNITAS PERISTIWA

Anak di Belu NTT Belajar Olah Limbah

Saat memberikan bantuan baju layak pakai dan buku untuk belajar, personel Pos Dafala Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ juga mengajarkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa untuk memanfaaatkan barang limbah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual di Desa Dafala Kec Tasifeto Kab Belu Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini di sampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin SSos MM di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Atambua NTT (27/10).

Disampaikan Dansatgas, pelaksanaan kegiatan itu merupakan tugas Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ dibidang Binter Satnonkowil untuk membantu mengatasi permasalahan yang timbul di masyarakat.

Salah satunya melalui pemberian bantuan baju layak pakai dan buku-buku pelajaran kepada warga masyarakat, serta memberikan ilmu pengetahuan tentang ide-ide kreatif dalam memanfaatkan barang limbah sehingga bermanfaat.

“Kegiatan ini dipimpin oleh Serda Surbakti bersama 4 orang personel lainnya, sesuai dengan SOP dalam melaksanakan suatu kegiatan di daerah penugasan, 2 orang personel kesehatan disiagakan dalam rangka menghindari sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” ujar Letkol Inf Ikhsanudin SSos MM.

“Sebagaimana kita ketahui, pada saat musim kemarau air sangat sulit untuk didapatkan, banyak masyarakat yang menggunakan air kemasan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, faktor lain masyarakat mengkonsumsi air kemasan karena kondisi air di Kabupaten Belu mengandung zat kapur yang tinggi, sehingga terdapat banyak botol bekas air mineral yang tidak sulit untuk ditemukan,” ungkapnya.

“Tidak hanya itu saja, di Kabupaten Belu banyak terdapat pengrajin kayu olahan pohon jati yang menghasilkan limbah dari pembuatan berbagai jenis barang seperti daun pintu, jendela, kursi, lemari dan tempat tidur,” terangnya lebih lanjut.

Seperti yang dilakukan personel Pos Dafala, lanjut Letkol Ikhsanudin disamping membagikan baju dan buku, mereka juga memberikan ilmu kepada anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa untuk memanfaatkan botol bekas air. (puspentni)