Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»ASI Ciptakan Generasi Emas

ASI Ciptakan Generasi Emas

KOMUNITAS redaksi29/04/2021 - 16:00 WIB

Air Susu Ibu (ASI) merupakan keajaiban yang dihadirkan oleh Tuhan yang tidak bisa digantikan oleh apapun. ASI menjadi satu-satunya nutrisi bagi manusia pada 6 bulan hingga 2 tahun pertama kehidupannya.

Meski saat ini kecanggihan teknologi dan semakin majunya pengetahuan dapat menghasilkan berbagai jenis susu formula, namun tidak ada yang bisa menggantikan manfaat ASI sebagaimana mestinya.

Komposisi ASI yang sangat menakjubkan menunjukkan bahwa Sang Pencipta telah menciptakan bumi beserta isinya dengan sangat luar biasa. Dr Risa Etika dr SpA(K) yang merupakan Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengatakan bahwa ASI adalah pondasi kehidupan.

“ASI mengandung antibodi yang dapat mencegah dan mengobati penyakit berbahaya bagi bayi baru lahir terutama pada penyakit saluran nafas dan cerna,” ujarnya.

Pemberian ASI dianjurkan pada bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan. Lalu bayi dengan usia lebih dari 6 bulan hingga 2 tahun dianjurkan pemberian nutrisi berupa ASI yang diberi tambahan makanan pendamping ASI.

“ASI adalah nutrisi yang mudah dicerna oleh bayi baru lahir karena usus bayi baru lahir sangat rawan injury yang disebabkan oleh komponen selain ASI. Apalagi jika bayi lahir secara prematur, maka mutlak harus diberikan ASI eksklusif supaya bayi tetap sehat,” terang Risa.

ASI eksklusif yang diberikan kepada bayi secara tidak langsung turut mempengaruhi kecerdasan bayi. Uniknya manfaat ini hanya bisa diperoleh dari pemberian ASI bukan susu formula. “Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan itu merupakan golden period pertumbuhan neuron kecerdasan yang hanya akan tercapai dengan pemberian ASI karena sifat specific speciesnya,” paparnya.

“IQ bayi yang mendapat ASI eksklusif akan bertambah 10 poin. Hal ini tidak terjadi pada bayi yang diberi susu formula. Karena susu formula itu terbuat dari susu sapi maka tidak specific species untuk bayi manusia,” tambah Risa.

Ibu yang memberi ASI kepada anaknya cenderung memiliki bonding yang baik dengan bayinya. “Bonding yang tercipta ini akan menjadikan bayi kelak jika dewasa menjadi anak yang sholeh atau sholehah karena sejak dini sudah mengerti perihal asah, asih, dan asuh,” ungkapnya.

dr Risa menuturkan, pemberian ASI eksklusif juga dapat menciptakan bayi dengan berat badan ideal, tidak terlalu kurus atau obesitas. Oleh karenanya Risa berpesan bahwa pemberian ASI harus dilakukan oleh ibu karena tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan bayi tapi masa depan bangsa pula. “Salam ASI eksklusif. Karena anak adalah masa depan bangsa,” tutupnya. (ita)

airr susu ibu Dr Risa Etika dr SpA(K)
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Comments are closed.

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.